Tips Efektif Merekrut Fresh Graduate | | HR NOTE Indonesia

Tips Efektif Merekrut Fresh Graduate

Bagi sebagian organisasi mungkin tidak bisa melihat untungnya merekrut seorang fresh graduates. Tentu saja, dari sisi organisasi pasti ada yang berpikir bahwa kebutuhan rekrutmen tidak bisa dijawab dengan merekrut fresh graduate yang masih minim pengalaman.

Mari kita coba ubah pandangan tersebut.

Fresh graduate, atau lulusan baru adalah salah satu dari beberapa jenis/lapisan tenaga kerja. Fresh graduate seringkali dipandang kurang memiliki skill dan pengalaman yang dibutuhkan perusahaan. Tentu saja, karena mereka baru saja menamatkan studinya.

Dalam tulisan kali ini, HR NOTE akan memberikan perspektif mengenai cara mempekerjakan fresh graduate, agar Anda tetap bisa menikmati kinerja optimal dari fresh graduate.

Trend dan Fakta Terkini Mengenai Fresh Graduates

Sebelum kita mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat dan cara mengelola mereka, mari pahami terlebih dahulu mengenai kelompok lulusan baru ini.

Menurut Australian Association of Graduate Employers (AAGE), ada beberapa industri yang kerap memilih karyawan baru dari kalangan fresh graduates, seperti konsultan teknik, jasa, pertambangan, IT, jasa keuangan, dsb. Kemudian, untuk menjangkau fresh graduates biasanya perusahaan menggunakan situs web dan layanan online.

9 dari 10 pemberi kerja menggambarkan situs web perekrutan perusahaan sebagai alat perekrutan fresh graduates paling efektif yang mereka miliki. Namun, di era digitalisasi saat ini, perusahaan semakin cenderung menggunakan pendekatan alternatif seperti media sosial, dengan statistik sebagai berikut: 69% perusahaan menganggap LinkedIn sangat efektif, 46% menganggap Facebook efektif, dan 21% menganggap YouTube efektif.

Selain itu, biasanya perusahaan juga cenderung menarik fresh graduate dari program magang perusahaan, karena dari program ini perusahaan dapat melakukan proses pendampingan dan pelatihan teknis, sehingga ketika mereka bergabung secara penuh di perusahaan tempat mereka magang, proses adaptasi mereka terhadap tuntutan pekerjaan menjadi lebih mudah dan cepat.

Mempekerjakan Fresh Graduates: Inilah 10 Manfaatnya untuk Perusahaan

Menurut AAGE di atas, ada beberapa industri yang memang membutuhkan para fresh graduates. Artinya, terdapat kualitas yang hanya dimiliki oleh fresh graduates. Mari ketahui lebih lanjut apa saja kualitas dan manfaat mengajak fresh graduates untuk bergabung bersama kita.

1. Fresh graduates mau belajar dengan giat

Jika Anda baru mengenal suatu pekerjaan dan dunia kerja secara umum, Anda pasti ingin sekali melakukan yang terbaik. Ditambah, mereka baru saja keluar dari dunia akademis, jadi mereka akan siap untuk belajar lebih banyak lagi agar berhasil.

2. Fresh Graduates tidak berlebihan terkait upah

Dengan sedikit atau tanpa pengalaman, mereka tidak mengharapkan upah yang besar. Gaji yang kompetitif untuk fresh graduate sudah cukup. Bagi perusahaan dengan biaya terbatas, maka mempekerjakan fresh graduate layak dipertimbangkan.

3. Fresh Graduates memiliki cara pikir fresh dan kreatif

Generasi muda akan memiliki cara pandang yang berbeda tentang kehidupan dan mampu menyumbangkan ide-ide baru, inovatif dan segar. Belum lagi, mereka cenderung lebih berhubungan dengan tren saat ini, dan memiliki pandangan berbeda, yang akan membantu memberikan pemikiran yang lebih kekinian ke dalam perusahaan Anda dan meningkatkan keberagaman.

4. Fresh graduates mau beradaptasi

Karena ini adalah pekerjaan pertama mereka, mereka ingin membuat perusahaan terkesan. Bukan berarti mereka dapat bekerja selama 60 jam seminggu dengan kontrak 40 jam, tetapi mereka akan terbuka untuk jam tambahan, peluang baru, dan membantu sebanyak mungkin.

5. Fresh graduates mudah dibentuk sesuai company culture

Ini mungkin pekerjaan pertama mereka yang layak dan kemungkinan pengalaman pertama mereka dalam kehidupan bekerja secara full time. Dalam kesempatan ini,  Anda dapat mengajari mereka sejak awal cara bekerja, dan cara menyelesaikan masalah perusahaan. 

6. Fresh graduates memiliki pola pikir yang kritis

Fresh graduate cenderung ingin tahu, dan dengan studi universitas yang masih segar, mereka akan terbiasa mempertanyakan bagaimana dan mengapa hal-hal berjalan seperti yang mereka lakukan. Ini akan mendorong perusahaan Anda untuk mempertanyakan pendekatan yang sudah ada (dan berpotensi ketinggalan zaman atau tidak efisien).

7. Fresh graduates memiliki lebih banyak pengetahuan mengenai target market

Jika pasar atau target market Anda kebetulan mencakup generasi yang lebih muda, mempekerjakan fresh graduate akan memberi Anda pengetahuan pasar langsung. Ini akan membantu perusahaan Anda untuk menarik perhatian kaum muda yang lain, lebih memahami tentang bagaimana mereka beroperasi, dan apa yang akan menarik perhatian mereka.

8. Fresh graduates sudah terbiasa dengan teknologi

Generasi milenial dan Gen Z pada umumnya, terutama fresh graduate, akan lebih nyaman dengan teknologi karena keberadaan teknologi di mana-mana selama masa muda mereka. Hal ini tentu bisa membawa perusahaan ke era digitalisasi.

9. Fresh graduates terbiasa melakukan banyak tugas

Fresh graduates adalah mereka yang baru lulus dari perguruan tinggi, yang mana kemungkinan kebiasaan multitasking saat mengerjakan tanggung jawab masih melekat. Ini akan sangat membantu Anda dalam mengerjakan proyek yang membutuhkan skill tersebut.

10. Fresh graduates memiliki latar belakang yang kompetitif (dan mengesankan)

Gelar saja tidak lagi cukup saat ini, begitu banyak fresh graduate membangun portofolio ekstrakurikuler mereka agar menonjol dari yang lain. Hal ini membuat kesan bahwa banyak fresh graduates menjanjikan dan memiliki prospek bagus di masa depan.

5 Strategi dan Metode Mempekerjakan Fresh Graduates

Mempekerjakan fresh graduate, meskipun banyak manfaatnya, masih banyak yang tetap merasa hal tersebut tidak terlalu efektif bagi perusahaan. Kami mengerti. Kekhawatiran tersebut bisa saja terjadi, jika terdapat kesalahan dalam pengelolaannya.

Maka dari itu, mari perhatikan strategi dan langkah di bawah dalam mengelola fresh graduate Anda.

1. Lakukan riset

Ada sejumlah peluang untuk mendapatkan pengalaman dunia nyata selama kuliah. Cari tahu bagaimana fresh graduate mendapatkan pengalaman mereka dan catatlah.

Apakah fresh graduate baru menghasilkan sesuatu di kelas atau di media online? Apakah mereka pernah memenangkan penghargaan untuk desain perangkat lunak? Cari portofolio online untuk melihat pengalaman masa lalu fresh graduate.

Banyak jejaring profesional sosial memungkinkan pengguna mengunggah sampel proyek mereka. Blog pribadi juga merupakan cara populer untuk memamerkan karya terbaru. Basis media ini dapat membantu menunjukkan kualitas proyek yang mampu dihasilkan oleh fresh graduate.

2. Ikuti alur trend fresh graduate

Apa yang sedang trend dengan fresh graduate? Apa yang mereka baca? Jenis pekerjaan apa yang dianggap paling menarik? Apa yang mereka pedulikan? Ini semua adalah pertanyaan penting untuk dipertimbangkan saat mencari kandidat.

Mayoritas pencari kerja saat ini adalah Generasi Milenial dan Gen Z. Mereka tumbuh bersama teknologi sejak mereka lahir. Untuk menjangkau talenta muda saat ini, penting untuk saling terhubung satu sama lain, khususnya melalui teknologi.

3. Tunjukkan empati anda

Memahami apa yang paling dipedulikan fresh graduate mempermudah pemberi kerja untuk membantu fresh graduate terhubung ke perusahaan mereka. Cari tahu topik apa yang sedang tren di media sosial, terapkan topik tersebut ke posting pekerjaan. Bisa jadi hal itu akan menarik pencari kerja.

Jika perusahaan ingin mempekerjakan lulusan berbakat, maka Anda perlu masuk ke dalam pikiran fresh graduate. Tidak diragukan lagi para fresh graduate menginginkan pekerjaan, tetapi mereka ingin mencari pekerjaan yang memiliki makna di baliknya. Oleh karena itu, Anda harus menunjukkan empati Anda.

4. ‘Berteman’ dengan fresh graduate

Cobalah untuk berteman dengan fresh graduate. Studi Perilaku Kandidat dari CareerBuilder 2015 menemukan bahwa kandidat berkonsultasi hingga 18 resource selama pencarian pekerjaan mereka. Sumber daya ini termasuk situs jejaring sosial, job portal, dan referral. Cobalah untuk “berteman” dengan fresh graduate melalui resource tersebut.

5. Berikan Penawaran yang Sulit mereka Tolak

Budaya perusahaan dan tunjangan karyawan akan menarik bagi fresh graduate karena mereka peduli dengan pengalaman keseluruhan, bukan hanya uang. Hal-hal seperti lebih banyak cuti yang dibayar, fleksibilitas jadwal dan dapat bekerja dari rumah adalah semua manfaat yang diminati oleh fresh graduate.

Faktanya, Survei Employee Engagement yang dilakukan SHRM terhadap 600 karyawan AS, yang dilakukan pada November 2014 menemukan bahwa 55% karyawan melaporkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja sangat penting untuk kepuasan kerja mereka secara keseluruhan.

Oleh karena itu, cobalah berikan “penawaran menarik” yang mengakomodasi hal-hal tersebut. Saat merekrut fresh graduate, cari tahu apa yang paling mereka inginkan dari karir mereka dan di mana mereka mencari kemudian jadilah seperti yang diinginkan.

5 Tips Efektif Mempekerjakan Fresh Graduates Agar Mereka Tidak Cepat Resign

Baik merekrut kandidat berpengalaman maupun kandidat fresh graduate, HRD tidak boleh lengah dalam memonitor progress mereka dalam beradaptasi dan mengeluarkan performa. Hasil rekrutmen tetap tidak boleh terbuang sia-sia. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti dalam mempertahankan fresh graduates betah di perusahaan kita.

1. Program onboarding yang sukses

Kesan pertama itu penting. Karena sesi orientasi adalah orientasi resmi pertama fresh graduate ke perusahaan, kesan pertama yang baik akan memengaruhi keputusan mereka untuk tinggal dan tumbuh bersama tim. Buat mereka bersemangat untuk bekerja dengan perusahaan dan mereka akan lebih termotivasi untuk mengedepankan yang terbaik. Itu akan menambah nilai bisnis Anda.

2. Kehadiran mentor

Orientasi tidak boleh berhenti setelah hari pertama. Pertimbangkan untuk fresh graduate untuk memiliki seorang mentor – biasanya kolega senior. Kemudian, berikan kesempatan bagi mereka untuk belajar. Peluang ini dapat mencakup gambaran pekerjaan, pelatihan langsung, atau mengikuti rapat klien. Dengan cara ini, fresh graduate akan mempelajari keterampilan baru dari para profesional yang mengetahui seluk beluk. Bimbingan juga merupakan hal yang dicari fresh graduate dalam pekerjaan pertama mereka. Jadi, ini juga merupakan cara untuk menunjukkan bahwa Anda peduli dengan keinginan dan pengembangan profesional mereka.

3. Feedback yang rutin

Sejak awal, siapkan sesi reguler 1-1 untuk memberikan masukan kepada karyawan Anda tentang kinerja mereka dan cara meningkatkan diri. Itu termasuk hard skill dan soft skill. Terkadang, fresh graduate mungkin membutuhkan panduan tentang perilaku atau etiket kerja yang benar. Selain itu, beri inspirasi kepada mereka dengan memberi tahu kontribusi pekerjaan mereka bagi perusahaan. Melihat gambaran yang lebih besar akan membuat mereka tetap terlibat dan tidak terasa seperti roda penggerak kecil di roda besar.

4. Sesekali berikan skill up program

Setelah mereka menetap di perusahaan dan berkinerja baik, langkah selanjutnya adalah meningkatkan keterampilan mereka. Ibaratnya ini akan memuaskan rasa lapar fresh graduate akan ilmu pengetahuan. Dengan menunjukkan bahwa Anda peduli dengan pertumbuhan profesional mereka, ini juga membantu meningkatkan loyalitas mereka kepada perusahaan Anda. Plus, ini meningkatkan keterampilan profesional mereka, yang dapat menambah nilai pekerjaan mereka.

5. Bantu mereka dalam merancang karir

Penting untuk menetapkan peta jalan jangka panjang dengan fresh graduate. Bagikan dengan mereka visi perusahaan Anda dan pertimbangkan rencana bulanan untuk mewujudkannya selama masa pelatihan mereka. Hal ini membantu mereka lebih terlibat, karena mereka akan bekerja lebih baik ketika mereka memahami dampak yang dapat mereka lakukan.

Penutup

Sehingga dapat kita simpulkan bahwa dalam mempekerjakan fresh graduate, HRD sangat perlu memahami tren yang ada. Walaupun ada banyak tantangan ketika mempekerjakan fresh graduate, tetapi juga terdapat banyak manfaat yang didapat. Sehingga HRD perlu merancang dan merencanakan dengan baik proses rekrutmen fresh graduate.

Comment