Talent Shortage: Tantangan Perusahaan Di 2023 | | HR NOTE Indonesia

Talent Shortage: Tantangan Perusahaan Di 2023

talent shortageIndonesia mengalami talent shortage atau kekurangan tenaga kerja. Pasalnya, ada ketidakseimbangan antara jumlah lowongan dengan jumlah pelamar yang ada.

Menurut data dari Jobstreet Indonesia pada Agustus 2022, total lowongan yang tersedia adalah 39.842. Sedangkan, total jumlah pelamar kerja aktif di akhir Agustus tercatat sebanyak 560.994.

Artinya, hanya 7.1 persen talenta yang akan mendapatkan pekerjaan melalui platform tersebut. Sisanya, 92.9 persen talenta tidak bisa atau kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Jika dilihat dari JobStreet Job Outlook Report 2022, terdapat penurunan tingkat pengangguran dari 7.07 persen menjadi 6.49 persen. Walaupun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa angka tersebut masih jauh dari kata seimbang.

Berdasarkan rilis dari Reeracoen Indonesia, fenomena di atas membuat persaingan antara pencari kerja semakin sengit. Oleh karena itu, perlu ada gebrakan yang dapat membantu mengatasi fenomena talent shortage.

Jumlah pelamar yang tinggi membuat perekrut kesulitan menyaring talenta yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pasalnya, resume yang diterima oleh perekrut dapat mencapai ratusan bahkan ribuan dalam sehari.

Kondisi tersebut dapat membuang waktu perekrut hanya untuk menyaring resume. Belum lagi, perekrut masih harus melakukan proses rekrutmen selanjutnya.

Faktor Yang Menyebabkan Talent Shortage

Berdasarkan data Dukcapil dari laman Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk di Indonesia pada semester I-2022 adalah sebanyak 275.361.267 jiwa. 1.7 juta di antaranya adalah lulusan perguruan tinggi setiap tahunnya.

Namun, jumlah itu bisa menjadi ancaman bagi kemajuan bangsa jika para lulusan tersebut tidak siap kerja. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan adanya fenomena talent shortage.

Faktor lain yang dapat menyebabkan talent shortage adalah:

Jumlah penduduk yang terus bertambah

Berdasarkan Katadata, jumlah penduduk Indonesia terus mengalami meningkatkan di setiap tahunnya. Sedangkan jumlah penduduk Indonesia tumbuh sebesar 1.17 persen pada 2022.

Jumlah lowongan pekerjaan terbatas

Jumlah lowongan jauh lebih sedikit dibanding pencari kerja. Berdasarkan data Reeracoen Indonesia, jumlah lowongan yang tersedia saat ini tidak lebih dari 10 persen dari total pencari kerja per November 2022.

Ketimpangan keterampilan talenta

Permintaan talenta yang memiliki keterampilan tinggi cukup meningkat. Namun, karena ketersediaan mereka justru tidak terlalu tinggi, maka talenta dengan keterampilan biasa saja dapat digaji tinggi karena perusahaan tak punya pilihan lain.

Faktor-faktor tersebut turut menyumbangkan angka pengangguran di Indonesia.

Solusi Mengatasi Talent Shortage

Talent shortage tak bisa diabaikan. Perekrut dan pengambil keputusan perlu bertindak strategis untuk menjalankan bisnis berkelanjutan di tahun mendatang.

Memperkuat employer branding

Employer branding sudah dikenal sebagai salah satu strategi dalam mendapatkan talenta sesuai kriteria.

Ini adalah cara pemberi kerja (perusahaan, instansi, dan lainnya) untuk membentuk reputasi tempat kerjanya agar menarik perhatian pencari kerja agar bergabung bersama mereka.

Jika perusahaan memiliki ciri khas atau fasilitas yang lebih menarik dibanding perusahaan lain, maka hal itu dapat meningkatkan probabilitas untuk mendapatkan talenta terbaik.

Contohnya, perusahaan menawarkan paket kompensasi yang kompetitif, benefit yang sesuai dengan kondisi terkini, dan sebagainya.

Menggunakan recruitment agency

Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh perekrut adalah menggunakan jasa profesional atau dikenal dengan recruitment agency atau headhunter.

Recruitment agency akan membantu perusahaan untuk memperoleh talenta terbaik sekaligus sesuai kebutuhan. Mereka juga dapat menyarankan perusahaan untuk lebih selektif dalam menyaring talenta, sehingga HRD perusahaan bekerja lebih efektif dan efisien.

Saat ini, banyak recruitment agency yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah Reeracoen Indonesia.

Selama sembilan tahun, Reeracoen Indonesia telah mempertemukan perusahaan dan talenta untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.

Penutup

Talent shortage dapat terjadi di perusahaan mana pun. Oleh sebab itu, perusahaan perlu memahami kondisi tenaga kerja terkini sekaligus memiliki solusi untuk mengatasi talent shortage.

Comment