Metode Rekrutmen yang Sesuai dengan Kebutuhan Perusahaan

Tidak semua HR mengetahui cara yang tepat ataupun efisien untuk mencari kandidat/karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Waktu berharga bisa terbuang sia-sia tanpa mendapatkan kandidat bagus untuk dipekerjakan jika kita tidak tahu bagaimana harus mencarinya.

Pada kesempatan ini, saya akan berbagi informasi pilihan metode perekrutan yang tepat dan bisa berguna di berbagai kebutuhan.

Proses Rekrutmen secara Umum

Proses rekrutmen adalah proses untuk mempekerjakan tenaga kerja di perusahaan kita, dimana sebelumnya terdapat kebutuhan yang jelas dari perusahaan. Sebagaimana kita tahu bahwa salah satu faktor perusahaan bisa berkembang pesat adalah dari SDM-nya, maka dari itu pemilihan SDM adalah salah satu kunci utama keberhasilannya.

Untuk bisa mendapatkan SDM yang ideal, tentu pemilihan metode dan media dalam perekrutan menjadi salah satu pertimbangan. Mari kita sama-sama cek metode dan sumber pencarian kandidat berikut.

Metode & Sumber Rekrutmen

Metode Tertutup

Metode tertutup adalah proses mencari kandidat dari dalam perusahaan/internal. Hal ini bisa dicapai dengan cara vertikal (promosi atau demosi) atau cara horizontal (rotasi atau pindah divisi tanpa naik atau turun jabatan).

Metode Terbuka

Metode terbuka adalah pencarian kandidat dengan menggunakan media di luar internal perusahaan sendiri. Online posting job adalah salah satu metode terkini yang paling sering digunakan perekrut untuk mencari kandidat, mengingat peran SNS saat ini semakin menguat dari bermacam bidang usaha. 

Dari kedua metode tersebut, terdapat beragam pilihan sumber media yang bisa digunakan untuk mencari kandidat. Berikut adalah contohnya.

Promosi / Rotasi Karyawan Internal

Cara ini adalah turunan dari metode tertutup seperti dijelaskan di atas. Cara ini memiliki keuntungan tersendiri, di antara dapat memberikan kesempatan naik jabatan kepada existing employee. Cara ini juga memangkas waktu, biaya dan effort tim rekrutmen untuk mencari kandidat ideal yang sesuai dengan budaya perusahaan, karena tentunya jika perusahaan sudah memilih karyawan untuk naik jabatan artinya perusahaan sudah menaruh kepercayaan pada karyawan tersebut.

Rekomendasi Karyawan Internal (Employee Referral)

Cara ini adalah dengan meminta karyawan-karyawan di perusahaan untuk menyebarkan informasi lowongan dan meminta dikenalkan calon kandidat; bisa dari keluarga karyawan, kerabat, sahabat, dan siapa pun yang bisa direkomendasikan!

Pemasangan Iklan (Job Advertisements)

Job advertisement adalah salah satu metode paling umum yang dilakukan dalam proses rekrutmen. Banyak sekali pilihan iklan yang bisa digunakan untuk menyebarkan informasi lowongan pekerjaan, mulai dari mengoptimalisasikan SNS hingga menggunakan situs pencari kerja.

Jasa Penyalur Kerja (Recruitment Agencies)

Bagi perekrut yang ingin mempercepat proses rekrutmen namun tetap mendapatkan kandidat yang bagus, khususnya tenaga kerja ahli atau posisi manajerial, bisa mempertimbangkan cara ini. Dengan jasa penyalur kerja, biasanya perekrut tinggal memberikan detail job description dan job specification kepada konsultan penyalur kerja dan proses screening akan dilakukan oleh mereka. Tim perekrut nantinya tinggal melakukan wawancara kerja terhadap kandidat yang sudah disaring dan diminati perusahaan. Tentu karena proses bisa dikatakan akan jadi lebih cepat, terdapat pertimbangan biaya cukup besar yang mungkin perlu dikeluarkan perusahaan.

Lembaga Pendidikan (Educational Institution)

Lembaga pendidikan juga dapat dipertimbangkan untuk mencari kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, khususnya jika mencari tenaga kerja ahli. Dengan mencari dari tempat tenaga ahli tersebut ditempa, besar kemungkinan untuk mendapatkan kandidat yang dicari perusahaan.

Penyaluran Kerja dari Pemerintah (Government Job Center)

Pemerintah Indonesia, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Kementerian Ketenagakerjaan kerap memasang informasi lowongan kerja di situs resmi mereka. Tentu saja metode ini hanya berlaku bagi instansi pemerintah terkait.

Gamification 

Gamification adalah metode unik yang baru-baru ini digunakan dalam proses rekrutmen. Poin dari metode ini adalah dengan membiarkan kandidat menjalani tes dalam bentuk game, hingga memungkinkan kandidat mengevaluasi dirinya sendiri. Game akan dirancang sedemikian rupa sesuai dengan tujuan rekrutmen dan nantinya kandidat akan dibiarkan menyelesaikan game tersebut hingga keluar pemenangnya. Pemenang tersebut yang nantinya akan dipertimbangkan lebih lanjut untuk diterima di perusahaan. Google adalah salah satu yang sudah menerapkan metode ini dalam proses rekrutmennya!

Job Fair

Metode klasik yang tidak kalah menguntungkannya jika dimanfaatkan secara maksimal. Pastikan perekrut mengetahui jenis job fair yang akan diikuti sudah sesuai dengan apa yang dicari oleh perusahaan. Tidak hanya akan mendapatkan banyak kandidat, perekrut juga akan memiliki kesempatan untuk memperluas koneksi yang memungkinkan untuk dapat referral kandidat lebih banyak.

Software ATS (Applicant Tracking System)

Software ATS memungkinkan perekrut untuk mengontrol proses rekrutmen secara digital. Meskipun software aplikasi, kini kehadiran ATS sudah banyak yang berupa cloud base sehingga semakin memudahkan perekrut untuk mengaksesnya.

Proses yang bisa dikontrol melalui ATS ini tersedia mulai dari tahap seleksi hingga offering. Selain biaya yang disinyalir terjangkau, efisiensi menjadi faktor lain mengapa cara ini mulai dilakukan oleh beberapa perekrut. Workable, recuriterbox, atau Urbanhire adalah sebagian dari penyedia software ATS bebasis cloud.

Study Case

Mari kita simak contoh kasus berikut untuk mendapatkan gambaran pilihan metode perekrutan yang tepat.

Kebutuhan perusahaan X: supervisor produksi, asisten produksi manajer ;

Latar belakang: dengan meningkatnya jumlah operator dalam kurun enam bulan, manajer produksi saat ini tidak dapat meng-handle pekerjaannya sendirian sehingga dibutuhkan seorang asisten; manajer produksi juga membutuhkan orang yang mampu mensupervisi karyawan junior. 

Tingkat urgensi : as soon as possible;

Perkiraan biaya: tidak terbatas;

Jumlah tim perekrut : satu orang; 

Dengan informasi di atas, ditambah job description dan job specification, perekrut memutuskan untuk menggunakan metode tertutup (promosi) untuk posisi asisten produksi manajer dan metode terbuka (jasa recruitment agency) untuk supervisor produksi, dengan pertimbangan sbb:

Posisi asisten manajer produksi: menggunakan metode tertutup (promosi) karena selain menghemat waktu dan biaya, juga untuk mengapresiasi kinerja karyawan.

Posisi supervisor produksi: menggunakan metode terbuka (jasa recruitment agency) untuk mendapatkan kandidat memenuhi syarat dalam waktu singkat.

Penutup 

Setelah membaca penjelasan di atas, semoga rekan-rekan recruiter mampu memilih metode mana yang cocok untuk proses rekrutmen yang akan dijalankan nanti. Pastikan selalu kebutuhan dan tujuan rekrutmen juga pertimbangan lainnya sebelum memulai proses pencarian kandidat untuk menghindari effort yang sia-sia.

Metode dan sumber proses rekrutmen di atas adalah sebagian dari apa yang sudah ada sekarang. Tidak menutup kemungkinan, dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi juga budaya, metode dan sumber rekrutmen juga akan berkembang dan akan semakin memudahkan perusahaan dalam mencari SDM yang ideal.

Atau, tidak ada salahnya juga jika Anda mengembangkan sendiri metode dan sumber rekrutmen yang menurut Anda efisien dan costless yang sesuai dengan kapasitas perusahaan, bukan?

0 0 vote
Article Rating
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments