8 Strategi Rekrutmen Sesuai Kondisi Perusahaan | | HR NOTE Indonesia

8 Strategi Rekrutmen Sesuai Kondisi Perusahaan

strategi rekrutmen

Idealnya, perusahaan memiliki strategi rekrutmen yang berorientasi untuk memperoleh kandidat tepat dan terbaik di bidangnya. 

Untuk itu, perusahaan mempercayakan strategi rekrutmen kepada tim HR. Tim akan merencanakan kebutuhan karyawan, membuat detail posisi dan skala waktu, hingga menganalisis proses rekrutmen.

Dengan strategi rekrutmen, perusahaan berpeluang memiliki kandidat impian. Bahkan proses tersebut tak membutuhkan waktu lama.

Namun, pastikan bahwa strategi tim Anda realistis dan dapat dijalankan sesuai kondisi perusahaan. Sudahkah Anda melihat kondisi tersebut?

8 Strategi Rekrutmen Untuk Menemukan Kandidat Tepat Sesuai Kondisi Perusahaan

Strategi rekrutmen merupakan rencana perekrutan yang mendefinisikan peran yang dibutuhkan oleh perusahaan, saluran rekrutmen untuk mengunggah job ads, dan evaluasi untuk mengidentifikasi kandidat teratas.

Strategi rekrutmen bertujuan agar perusahaan menemukan kandidat tepat sesuai kebutuhan. Karena tenaga kerja seperti itu akan mendukung produktivitas perusahaan secara keseluruhan.

Di sisi lain, peningkatan produktivitas mengindikasikan kesuksesan strategi rekrutmen dari tim HR. Meski dalam praktiknya, sering kali hasil strategi jauh dari harapan.

Terkadang, langkah-langkah dalam strategi tidak salah. Hanya saja tidak sesuai dengan kondisi perusahaan.

Pasalnya, tidak semua perusahaan bergerak dalam satu sektor. Terlebih masing-masing perusahaan memiliki kondisi berbeda. Mulai dari lokasi, fasilitas, popularitas, hingga keadaan tenaga kerja.

Berikut ini strategi rekrutmen yang dapat Anda lakukan berdasarkan kondisi perusahaan:

#1 Nama tidak populer

Tidak semua perusahaan memiliki popularitas. Misalnya, nama perusahaan yang telah berdiri bertahun-tahun tidak terkenal atau perusahaan rintisan tetapi populer.

Jika Anda adalah tim HR atau perekrut di perusahaan tersebut, apa yang akan Anda lakukan untuk menarik kandidat? Apakah dengan mengunggah job ads akan berhasil?

Jika Anda susah mendapatkan kandidat yang sesuai kebutuhan perusahaan, sebaiknya sedikit mengubah strategi rekrutmen. Jika saat ini, Anda telah memasang iklan lowongan pekerjaan di job portal, tambahkan strategi employee referral.

Employee referral adalah salah satu strategi rekrutmen paling sukses bagi bisnis kecil dan menengah

Dalam hal ini, karyawan dapat bertindak sebagai duta perusahaan dan memberikan testimoni bahwa lingkungan kerjanya sangat peduli dengan karyawan. Jadi, kandidat yang mendengarnya menaruh minat untuk bekerja di perusahaan Anda.

Jika kandidat yang masuk berasal dari employee referral, perusahaan akan memberikan insentif kepada karyawan. Biasanya, perusahaan memiliki skema insentif untuk program ini.

Karena nama perusahaan tidak begitu populer, pastikan untuk menggunakan beberapa saluran rekrutmen untuk menjangkau kandidat lebih luas. Di dalam job ads, sertakan detail posisi, kualifikasi, serta profil perusahaan.

#2 Lokasi perusahaan tidak populer

Siapa yang tak ingin bekerja di pusat kota atau kawasan populer? 

Di Jakarta, ada kawasan perkantoran bergengsi di SCBD dan Jalan Sudirman. Kedua kawasan itu memiliki pedestrian, transportasi publik memadai, dan memberikan prestise kepada karyawan yang bekerja di sana. 

Sayangnya, tidak semua perusahaan berada di lokasi tersebut. Tak sedikit perusahaan berlokasi di kawasan tidak populer dan fasilitas di sekitarnya pun jauh dari kata menarik. Lalu, bagaimana caranya menarik kandidat?

Anda dapat memberikan tunjangan atau fasilitas, seperti:

  • Melengkapi kantor dengan peralatan dapur lengkap.
  • Memberikan alat kebugaran di kantor.
  • Sistem kerja hybrid.
  • Jam kerja fleksibel.

Cara lain adalah tanyakan kepada karyawan tentang apa yang membuat mereka tetap bekerja di perusahaan.

Kumpulkan jawaban mereka dan buat konten employer branding di media sosial. Poin tersebut dapat menjadi kekuatan sekaligus keunikan perusahaan Anda.

#3 Bujet rekrutmen minim

Job ads premium dapat menjaring kandidat lebih banyak dan meningkatkan visibilitas. Namun, hal itu membuat Anda merogoh kocek cukup dalam.

Kalau perusahaan tidak memiliki bujet atau minim bujet iklan, manfaatkan fitur gratis di job portal. Meskipun waktu penayangannya terbatas.

Selanjutnya, minta tolong karyawan untuk memberikan testimoni atau pengalam kerja di akun perusahaan di job portal. Cara ini memungkinkan kandidat mendapatkan informasi  dan dapat mendorong mereka melamar pekerjaan di perusahaan Anda.

Selain itu, tim HR dapat:

  • Memanfaatkan employer branding di media sosial, termasuk mengunggah informasi lowongan pekerjaan. Karena kandidat akan melihat Facebook, Twitter, Instagram, dan Tiktok untuk mencari peluang kerja dan mendapatkan reviu perusahaan yang mereka minati.
  • Berpartisipasi dalam job fair yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi, sehingga perusahaan dapat tampil di depan banyak kandidat dalam satu hari.

Hal penting yang tak boleh dilewatkan adalah evaluasi setiap strategi perekrutan di atas. Catat, strategi mana yang memberikan hasil terbaik. Ke depannya, tim HR dapat mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan perusahaan.

#4 Turnover tinggi

Ada perusahaan yang mudah memperoleh kandidat terbaik. Ada juga perusahaaan yang kerap mengalami karyawan resign cepat, sehingga menyebabkan tingkat turnover tinggi.

Alhasil, tim HR akan terus-menerus membuka posisi yang kosong. Dampak bagi internal, kondisi itu akan menurunkan moral karyawan sekaligus produktivitas perusahaan.

Dampak eksternalnya, menimbulkan pertanyaan dalam diri kandidat, sehingga mereka enggan bergabung ke perusahaan Anda. Untuk mengantisipasinya:

  • Evaluasi hasil exit interview dan menjabarkan penyebab karyawan resign.
  • Jalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan career center-nya.
  • Hadiri job fair untuk membangun hubungan dengan pencari kerja.
  • Selenggarakan career day dan undang mahasiswa tingkat akhir dan fresh graduate.
  • Miliki hubungan baik dengan kandidat, walaupun mereka ditolak atau tidak bergabung ke perusahaan.

#5 Susah mengisi peran tertentu

agile leadership

Meskipun Anda telah menerapkan strategi rekrutmen yang efektif, tetapi ada kondisi yang menyulitkan Anda mengisi peran tertentu. 

Misalnya, sulit merekrut software developer dan digital marketing manager atau sukar menemukan kandidat dengan keterampilan tertentu seperti menguasai cyber security dan data visualization.

Solusinya adalah mencari kandidat di saluran rekrutmen yang jarang Anda kunjungi. Maksudnya, jika Anda membutuhkan software engineer, bergabunglah dalam komunitas atau grup di Slack, Discord, Reddit, atau menghadiri acara terkait teknologi.

Jika Anda masih kesulitan menemukan kandidat, tak ada salahnya untuk mempertimbangkan kembali persyaratan. Contohnya:

  • Bila persyaratan kandidat ideal harus dari perguruan tinggi bergengsi di Inggris atau Amerika Serikat, lihat keterampilannya melalui skill test dan hasil interview.
  • Bila ia lulusan dari perguruan tinggi dalam negeri, tetapi memiliki semangat kerja keras, pertimbangkanlah.
  • Bila keterampilan dan kompetensinya mumpuni mengisi posisi, tetapi ia berasal dari jurusan berbeda dari posisi, pertimbangkanlah.

Tak ada salahnya berhenti mencari kandidat ideal (kandidat tradisional). Mulailah, mempertimbangkan kandidat nontradisional untuk memperkaya lingkungan kerja.

#6 Merekrut pekerja IT berpengalaman

Tim HR masih kesulitan merekrut pekerja IT berpengalaman. Bukan karena jumlahnya sedikit, tetapi profesi tersebut menjadi salah satu posisi yang paling banyak diminati oleh perusahaan saat ini.

Jika Anda ingin merekrut pekerja IT, berinvestasilah dalam employer branding, proses rekrutmen terkini, dan mengutamakan kecepatan.

Unggah pula konten menarik tentang kegiatan pekerja IT di perusahaan Anda. Apa alasannya?

Sebelum pekerja IT resign, mereka akan melihat perusahaan yang telah melakukan “pendekatan” rekrutmen. Jika Anda mempercepat proses rekrutmen, mereka akan mempertimbangkan tawaran pekerjaan secepatnya pula.

#7 Ingin menambah keragaman

Ada manfaat ketika perusahaan menerapkan keragaman dan inklusi.

Di antaranya memiliki tim beragam, mendorong peluang yang sama bagi semua karyawan tanpa memandang jenis kelamin, ras, usia, keyakinan, dan lainnya, serta memenuhi regulasi pemerintah.

Strategi rekrutmen untuk menambah keragaman dan inklusi di tempat kerja:

  • Gunakan bahasa yang netral gender dan hindari menyebutkan atau merujuk terhadap usia di job ads. Misalnya, kami mencari salesman muda.
  • Proaktif menjangkau kelompok kandidat yang terabaikan, seperti minoritas dan penyandang disabilitas.
  • Membangun tim yang seimbang gender, terutama di bidang yang secara tradisional didominasi oleh laki-laki, seperti tim teknologi dan peran kepemimpinan.
  • Susun proses rekrutmen yang objektif dan tanpa diskriminasi, sehingga semua tim HR atau perekrutan merujuk hal tersebut dalam penerapannya.

#8 Berencana merekrut karyawan jarak jauh

Bagaimana mengembangkan strategi rekrutmen jika perusahaan berencana merekrut karyawan jarak jauh?

Jika Anda teratur mempekerjakan karyawan jarak jauh, membangun tim baru secara jarak jauh, atau merekrut kandidat dari negara lain, maka Anda perlu sedikit membedakan taktik perekrutan, yaitu:

  • Tonjolkan budaya perusahaan di halaman karir website. Berikan informasi serta foto mengenai suasana kerja, kegiatan di sela jam kerja, dan manfaat yang ditawarkan (meja pingpong, alat kebugaran, sleep pods, dan lainnya).
  • Unggah job ads di situs pencarian kerja pada umumnya (LinkedIn, Jobstreet, dan Glassdoor) dan khusus (FlexJobs dan We Work Remotely). 
  • Persiapkan tools untuk melakukan interview kerja secara daring. Pastikan penggunaan tools tidak membebani kandidat.
  • Kontrak kerja untuk karyawan jarak jauh mungkin perlu memiliki beberapa persyaratan tambahan atau berbeda dibandingkan dengan karyawan lain. Pastikan perusahaan mematuhi UU Ketenagakerjaan negara setempat.

Penutup 

Strategi rekrutmen yang baik dapat mendukung bisnis untuk berjalan efektif. Namun, strategi rekrutmen tak berhenti sampai onboarding karyawan baru.

Tim HR juga perlu mendukung strategi rekrutmen dengan program retensi karyawan. Salah satunya adalah menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan, sehingga karyawan menjalankan tugasnya dengan bahagia dan produktivitas perusahaan pun menanjak.

Comment