Produktivitas Kerja: Definisi dan Strategi Meningkatkannya | | HR NOTE Indonesia

Produktivitas Kerja: Definisi dan Strategi Meningkatkannya

Produktivitas kerja acapkali terdengar di lingkungan profesional. Untuk meningkatkan produktivitas, perusahaan tidak bisa lepas tangan terhaadp karyawan.

Sebagai bagian dari HRD (Human Resource Departement), tidak sedikit goal dari semua inisiatif yang dibentuk bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan.

Produktivitas kerja karyawan akan mengurangi biaya dalam kas perusahaan, contohnya, berkurangnya lembur.

Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan produktivitas kerja karyawan?

Tenang, dalam artikel ini mari kita pahami apa yang dimaksud dari produktivitas kerja, faktor yang memengaruhinya, serta cara untuk meningkatkannya di dalam organisasi.

Definisi Produktivitas Kerja

Menurut Mulyadi, ekonom Universitas Gadjah Mada, produktivitas kerja merupakan hasil kerja seseorang atau karyawan yang membandingkan antar input dan output.

Pada dasarnya, produktivitas adalah pengukuran kinerja, berapa jumlah pekerjaan yang dilakukan dalam waktu tertentu, dan suatu perbandingan antara hasil output dan input.

Input sering digambarkan dengan tenaga kerja, sedangkan output diukur dalam satuan fisik, bentuk, atau nilai.

Maka dapat disimpulkan, produktivitas kerja ialah perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang dipergunakan per satuan waktu dengan mengambil manfaat yang sebesar-besarnya dari sarana yang tersedia.

Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja

Setiap perusahaan tentu menginginkan karyawannya memiliki produktivitas kerja yang baik. Bukan tanpa alasan, produktivitas kerja yang baik akan mempengaruhi produktivitas perusahaan.

Terdapat beberapa faktor yang mampu mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, berikut penejelasannya.

#1 Lingkungan Kerja

Lingkungan kerja yang nyaman tentu akan menambah produktivitas kerja karyawan.

Hal ini disebabkan karena lingkungan kerja meliputi hal-hal dasar yang menjadi kebutuhan setiap karyawan, seperti kebisingan suara, pemilihan warna dinding, ventilasi udara, kebersihan, dan keamanan.

Jika lingkungan kerja dalam perusahaan tidak baik, maka akan berpengaruh terhadap karyawan yang secara tidak langsung berdampak kepada produktivitas kerja.

#2 Proses Kerja

Menerapkan proses kerja adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan produktivitas tim. Karena proses mendefinisikan urutan langkah-langkah tertentu untuk melaksanakan tugas tertentu.

Ketika seorang karyawan memiliki proses dalam melakukan pekerjaan, maka karyawan tersebut akan menghemat waktu untuk segera menyelesaikan pekerjaan.

#3 Target

Memberitahu tujuan perusahaan kepada karyawan memberikan pengaruh positif. Karyawan yang mengetahui target perusahaan akan memiliki stimulus dalam menyelesaikan pekerjaannya dan dapat mengurangi tingkat keraguan karyawan terhadap perusahaan.

#4 Kesehjateraan karyawan

Perusahaan harus senantiasa memperhatikan kesejahteraan karyawan. Karena bila perusahaan tidak memperhatikan kesejahteraan karyawan yang meliputi kesehatan, kebersihan, tunjangan, dan insenstif atau bonus maka karyawan karyawan akan enggan untuk mengoptimalkan pekerjaannya.

#5 Pengembangan diri

Produk yang dihasilkan oleh karyawan akan berpengaruh terhadap pasar atau konsumen. Namun, permintaan pasar kerap kali menuntut perusahaan untuk menawarkan inovasi terbaru.

Dalam situasi tersebut, pelatihan karyawan dapat dilakukan oleh perusahaan guna mendorong karyawan mengeluarkan dan memaksimalkan kreativitas sehingga mampu menghasilkan inovasi yang dibutuhkan pasar.

Selain itu, pelatihan karyawan juga mampu untuk meningkatkan pertumbuhan berkelanjutan bagi perusahaan.

#6 Budaya  

Keberagaman latar belakang yang dimiliki oleh setiap karyawan menjadi ancaman apabila tidak dikelola dengan baik oleh HRD, seperti munculnya konflik serta diskriminasi antar karyawan.

Melihat fenomena tersebut, HRD perlu membuat budaya kerja di dalam perusahaan yang terbuka dengan batasan-batasan yang telah disepakati serta mengedepankan kesopanan.

#7 Jajaran Pemimpin

Hubungan atasan dan karyawan sering kali terasa kaku, hal itu dapat disebabkan oleh gaya kepemimpinan atasan yang tidak tepat.

Penggunaan gaya kepemimpinan yang tepat, seperti gaya kepemimpinan terbuka dapat meningkatkan pola komunikasi antara laryawan dan atasan sehingga karyawan akan merasa lebih dibutuhkan.

Strategi Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Di 2022

Terdapat beberapa trategi yang dapat dilakukan oleh HRD untuk meningkatkan produktivitas kerja, seperti penjelasan di bawah ini:

Kurangi meeting yang tidak efektif

Banyaknya meeting tentu dapat menghabiskan waktu yang cukup panjang dan tidak produktif.

Membatasi pertemuan dengan mengatur konsideran atau pembahasan di dalam meeting akan membuat lebih efektif sehingga karyawan akan lebih mampu mengoptimalkan waktu yang dimiliki untuk menyelesaikan pekerjaanya.

Budayakan waktu istirahat

Setiap karyawan akan menghadapi kelebihan beban dan waktu kerja. Hal itu akan berdampak terhadap penurunan produktivitas dan power kerja.

Pemberian waktu istirahat terhadap karyawan akan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk recovery tenaga dan menghilangkan kejenuhan.

Coba aplikasi time-tracker

Beralihnya sistem bekerja menjadi WFH saat pandemi dapat menyulitkan HRD untuk memantau produktivitas kerja karyawannya.

Misalnya, menggunakan salah satu piranti lunak time-tracker untuk memantau progresivitas karyawan, lalu pantau apakah karyawan menghabiskan waktu untuk melakukan tugas utama atau dengan kegiatan lain.

Budayakan apresiasi dan penghargaan

Budayakan memberikan apresiasi atau memberikan penghargaan atas kinerja karyawan. Bentuk apresiasi apa pun akan sangat berharga bagi mereka. Mereka akan merasa dihargai dan terdorong untuk lebih meningkatkan kinerja.

Gunakan jasa coach

Sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan dan perubahan, perusahaan dapat menggunakan jasa coach profesional tim manajemen. Mempekerjakan coach bertujuan untuk membantu manajemen dalam mengatasi berbagai permasalahan yang akan muncul.

Desain ulang kantor

Ruanganan kerja yang nyaman akan menambah suasana positif bagi karyawannya, terutama dari sisi psikologis yang dirasakan karyawan. Beban kerja yang monoton akan membuat karyawan merasakan jenuh.

Perusahaan harus mampu menciptakan ruangan yang mampu meningkatkan aura positif dalam bekerja seperti melakukan pengecatan ulang, menambah tanaman dalam ruangan, dan menambah jendela untuk pencahayaan.

Pola komunikasi

Pola komunikasi adalah hal dasar yang dapat menyebabkan bisnis secara signifikan, baik menurun atau meningkat. Meskipun tidak semua orang, atasan atau karyawan, terampil berkomunikasi.

Jika terdapat pola komunikasi bermasalah antar karyawan atau atasan dan karyawan, HRD harus cekatan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Bila Anda tidak segera mengatasinya, masalah akan berpengaruh terhadap produktivitas.

Anda dapat melakukan pelatihan untuk meningkatkan pola komunikasi antar karyawan, sehingga terbentuknya kerjasama tim yang baik dan dapat membantu perusahaan mengembangkan bisnisnya.

Mengidentifikasi target dengan performa kerja

Karyawan akan lebih produktif dan mendukung tujuan perusahaan, jika ia berada di posisi yang tepat.

Pemimpin tim dapat membantu karyawan dengan menetapan tujuan, sehingga memotivasi dan membangun kepercayaan diri mereka untuk memberikan kinerja terbaik sekaligus mendukung tujuan perusahaan.

Berdayakan karyawan dengan keterampilan

Menurut Pusat Statistik Pendidikan Nasional, salah satu untuk cara meningkatkan produktivitas karyawan adalah memberikan lebih banyak pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan keterampilannya.

Selain itu, penelitian juga mengungkapkan bahwa terdapat korelasi langsung antara perusahaan yang menyediakan akses terhadap karyawan untuk mendapatkan pelatihan dan pendidikan berkelanjutan terhadap upaya peningkatan produktivitas karyawan.

Di sisi lain, perusahaan dapat menawarkan bantuan beasiswa bagi karyawan mereka untuk melanjutkan pendidikan mereka sesuai dengan kebutuhan bidang industri perusahaan.

Penutup

Sumber daya manusia yang pada dasarnya memegang peranan penting dalam perkembangan bisnis suatu perusahaan.

Karyawan yang diberikan perhatian lebih dalam oleh perusahaan tentu secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas kerja sesuai dengan standar dan target KPI yang telah ditentukan oleh perusahaan.

Comment