Masalah Keuangan Karyawan: Ini Solusi dari Perusahaan

Masalah keuangan dapat menimpa siapa pun dari berbagai kalangan. Termasuk bagi para karyawan. Karyawan yang memiliki masalah keuangan, meskipun sifatnya pribadi, namun ternyata mampu berpengaruh kepada pekerjaan juga kesehatannya.

Menurut IFEBP Report pada 2016 menyatakan stress yang dialami oleh karyawan dari sisi finansial diakibatkan oleh utang/credit. Pada data studi yang dilakukan PWC 2017, masalah keuangan karyawan dapat berpengaruh pada produktivitas kerja dan kesehatan. Hal ini biasanya diakibatkan oleh ketidakmampuan karyawan dalam mengelola keuangan juga kurangnya kompensasi dan benefit yang diterima dari tempat kerjanya.

Mengapa Masalah Keuangan Karyawan dapat Berdampak bagi Perusahaan?

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki banyak sekali penduduk, dengan demografi yang cukup beragam karena penduduknya tersebar dari Sabang hingga Merauke. Setiap daerah memiliki budaya dan standar kehidupan yang saling memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi penduduknya.

Masalah keuangan telah menjadi isu sosial sedari dulu, dimana banyak masyarakat yang tidak memahami cara mengelola uang. Tidak semua lapisan masyarakat menerapkan pola menabung apalagi investasi sedari dini. Peribahasa besar pasak daripada tiang sangat cocok untuk menggambarkan karakter sebagian besar masyarakat Indonesia, sehingga alih-alih menabung, uang yang didapat dari hasil bekerja digunakan untuk membayar kebutuhan dan utang.

Tidak jarang, utang menimbulkan masalah baru bagi orang-orang ternyata tidak pandai dalam mengelola keuangan. Ditambah lagi krisis moneter yang sempat terjadi yang menimbulkan kemiskinan di Indonesia, dampaknya masih terasa hingga sekarang.

Di Indonesia sendiri, awalnya untuk mendapatkan pinjaman memerlukan persyaratan yang cukup rumit dan memakan waktu yang lama. Selain itu, instansi pemberi pinjaman juga terbatas pada bank dan pegadaian saja. Ada pilihan yang mudah namun tidak terawasi secara hukum, yaitu melalui rentenir. Pinjaman terhadap rentenir inilah yang paling banyak membawa masalah beruntun kepada karyawan. Tidak jarang pula masalah tersebut terbawa sampai ke tempat kerja dan merugikan pihak pemberi kerja.

Dewasa ini, proses untuk mendapatkan pinjaman menjadi semakin mudah dan cepat dengan bantuan teknologi. Instansi yang memberikan pinjaman pun tidak lagi terbatas pada bank maupun pegadaian, tetapi juga dari pihak swasta. Pengawasan pun semakin ketat dilakukan oleh negara untuk mengurangi akibat kerugian dari debitur dan kreditur.

Pun begitu, masih terdapat golongan masyarakat yang belum memahami perubahan tersebut dan masih menggunakan cara cepat yang ilegal (tanpa pengawasan negara). Sehingga dampak serta kerugiannya masih bisa terlihat hingga sekarang.

Masalah Keuangan Berdampak Negatif Bagi Perusahaan
  • Produktivitas kerja karyawan menurun sehingga tidak dapat berkontribusi bagi target perusahaan.
  • Perasaan yang dibayang-bayangi utang akan memengaruhi tingkah laku serta cara komunikasi dengan rekan kerja. Moody, tidak konsentrasi, sensitif dengan beberapa topik, sehingga menimbulkan masalah baru di tempat kerja.
  • Kehilangan fokus akibat tekanan mental dapat membuat karyawan secara tidak sengaja melukai diri sendiri atau rekannya di tempat kerja.
  • Membuat nama pribadi dan perusahaan menjadi buruk karena utang. Ini yang biasanya dikhawatirkan oleh pemberi kerja, dimana utang yang sifatnya personal bagi karyawan, namun karena terjadi masalah, perusahaan bisa jadi terseret hingga namanya menjadi buruk.

Apa Solusi untuk Perusahaan?

Bagi perusahaan mungkin masalah keuangan karyawan bersifat sangat personal sehingga banyak juga pihak manajemen yang tidak ingin terlibat. Namun, adanya kemungkinan buruk yang akan memengaruhi nama perusahaan dan kinerja karyawan lain, patut menjadikan isu ini sebagai pertimbangan.

Untuk menghindari perusahaan dari kerugian, kami dapat memberikan sugesti seperti di bawah ini:

  • Adakan pendidikan rutin mengenai pengelolaan keuangan secara pandai.

Pemberian edukasi seperti ini bisa dilakukan dengan cara memanggil narasumber/ahli, atau dijadikan sebagai salah satu program kesejahteraan yang diorganisir oleh HRD. targetnya adalah seluruh lapisan karyawan!

  • Menambahkan produk benefit yang bersifat non-utang (tanpa bunga, tanpa cicilan)

Sangatlah memungkinkan untuk perusahaan menyediakan layanan yang aman dan bermanfaat bersifat non-utang kepada karyawan. Ultra tech akan menjadi solusi untuk perusahaan yang akan memulai proses peningkatan kesejahteraan karyawannya.

Ultra tech sebagai Bentuk Tambahan Benefit Perusahaan

Ultra tech adalah layanan kompensasi benefit yang bertujuan untuk membantu karyawan yang membutuhkan dana darurat. Sifatnya mirip dengan kasbon, yaitu karyawan dapat menarik sekian persen dari gaji (biasanya upah tetap) sebelum tanggal gajian. Ultra tech didirikan oleh PT Reeracoen Indonesia dalam misinya untuk menyelesaikan masalah sosial melalui kolaborasi HR dan teknologi.  

Yang membuat Ultra tech berbeda dengan layanan finansial lainnya adalah karena Ultra tech bukan pinjaman. Ya, berbeda dengan pinjaman, konsep Ultra tech adalah memberikan sejumlah gaji setelah dihitung kehadiran karyawan di periode berjalan. Dengan alasan tersebut, Ultra tech mengklaim bahwa mereka bukan pinjaman karena besar nominal yang bisa diajukan sesuai dengan jumlah hari karyawan sudah bekerja.

Selain itu, Ultra tech tidak menyediakan pilihan cicilan (sistem langsung bayar), sehingga karyawan tidak memiliki tanggungan bayar cicilan tiap bulannya.

Ultra tech adalah pioneer produk serupa di Indonesia. Banyak Direktur dan HR yang memilih Ultra tech sebagai salah satu solusi permasalahan finansial karyawan. Terlebih di masa sulit di mana uang bisa menjadi kondisi kritis bagi beberapa orang, Ultra tech sangat membantu dalam memberikan dana darurat sesuai dengan upah karyawan, tanpa harus membebani karyawan tersebut dengan konsep utang.

Konsep Ultra tech memang sekaligus memberikan edukasi bahwa masalah keuangan tidak harus selalu diselesaikan dengan pinjam uang orang/pihak lain. Dengan pengelolaan yang tepat, masalah keuangan juga bisa selesai dengan uang kita sendiri.

Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang Ultra tech dan bagaimana perusahaan Anda bisa mendapatkannya.

0 0 vote
Article Rating
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments