Employee Recognition: Fondasi & Manfaat Penerapannya | | HR NOTE Indonesia

Employee Recognition: Fondasi & Manfaat Penerapannya

employee recognition

Employee recognition sangat penting bagi perusahaan. 

Pasalnya, karyawan adalah aset berharga yang mengaplikasikan budaya organisasi menjadi kebiasaan kerja, berurusan dengan klien, hingga meningkatkan produktivitas perusahaan. Hasil langkah tersebut adalah karyawan berprestasi.

Mereka yang memiliki prestasi kerja akan dipertahankan oleh perusahaan. Namun, mempertahankan aset bukan hal mudah, terutama jika Anda tidak memperhatikan employee recognition.

Ya, mengabaikan employee recognition sama seperti tidak menghargai pekerjaan karyawan. Dampaknya, mereka mencari tempat kerja baru yang memberikan penghargaan atas kinerja mereka.

Pengertian dan Tujuan Employee Recognition

Employee recognition merupakan tindakan mengakui karyawan atas kontribusi kerja mereka

Kontribusi tersebut tak hanya berarti memiliki kinerja tinggi. Namun, juga merujuk tugas sehari-hari, upaya kerja tim, perilaku ideal, atau cara mereka menyelesaikan suatu tugas.

Perusahaan perlu menumbuhkan budaya employee recognition. Pasalnya, semua karyawan suka diapresiasi atas usahanya dan itu sangat berarti.

Sebagai ilustrasi, ketika Anda mengakui bahwa usaha yang dilakukan oleh anggota tim berjalan baik, maka mereka merasa Anda memperhatikan dan menghargai upaya mereka.

Hasilnya, mereka termotivasi untuk meningkatkan kinerja serta mempertebal sense of ownership. Retensi karyawan pun akan tercapai.

Jika menilik lebih jauh, employee recognition memiliki tiga tujuan lebih besar, yaitu:

#1 Menunjukkan karyawan mencapai tujuan

Ketika karyawan berhasil mencapai suatu tujuan, ia merasa senang dan puas terhadap kinerjanya. Ia akan semakin gembira saat orang lain mengakui pencapaiannya. Misalnya, Anda mengucapkan terima kasih atau mengatakan, “Kerjamu luar biasa”.

#2 Motivasi karyawan

Employee recognition tak sekadar melontarkan kata-kata saja. Mengucapkan pengakuan dengan tulus dapat memotivasi karyawan untuk memperbaiki atau meningkatkan kinerjanya.

#3 Perkuat nilai perusahaan

Karyawan akan memperhatikan dan meniru langkah yang dilakukan oleh pemimpinnya

Jika pemimpinnya sering memberikan pengakuan terhadap karyawan, bukan tak mungkin karyawan tersebut mengadopsi sikap pemimpin kepada rekan kerjanya. Hal ini dapat memperkuat nilai perusahaan untuk melakukan employee recognition ke depannya.

Fondasi Employee Recognition

Landasan teoritis employee recognition berdasarkan pada ilmu perilaku dan psikologi manusia. Teori ini membantu Anda memahami bagaimana pengakuan mempengaruhi perilaku karyawan.

Pengakuan sebagai kebutuhan dasar 

Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah pengakuan. Perspektif ini terinspirasi dari Hierarki Kebutuhan dari Abraham Maslow. 

Teori psikolog asal Amerika Serikat mengatakan bahwa manusia termotivasi oleh beberapa kebutuhan dasar. Teori ini digambarkan dalam piramida hierarki yang terdiri:

  • Fisiologis (makanan, air, tidur, kesehatan fisik dan mental).
  • Keamanan (keamanan kerja, gaji, dan tunjangan).
  • Cinta dan rasa memiliki (teman, sosial, tim, dan keluarga).
  • Esteem (penghormatan dari orang lain, pengakuan, kepentingan, dan kepercayaan diri).
  • Aktualisasi diri (kreativitas, belajar, tantangan).

Ilustrasi teori Hierarki Kebutuhan di tempat kerja adalah:

  • Pertama, karyawan berusaha memenuhi kebutuhan dasar mereka untuk bertahan hidup. Maka mereka berupaya memenuhi kesehatan fisik dan mental.
  • Kedua, mereka berpikir tentang keamanan kerja, pendapatan, dan tunjangan.
  • Ketiga, mereka memerlukan rasa memiliki dan harga diri. 
  • Keempat, mereka membutuhkan pengakuan orang lain, dihormati, dan diterima secara sosial. Ini untuk memvalidasi keberadaan diri sendiri di antara rekan kerja.
  • Kelima, aktualisasi diri.

Poin ketiga dan keempat adalah pendorong besar bagi karyawan kita di tempat kerja. Ketika upaya karyawan diakui oleh pemimpin atau rekan kerja, ia akan termotivasi untuk mempertahankan kinerjanya.

Saat merasa diakui dan diterima, selanjutnya, ia akan mengembangkan diri sekaligus menginspirasi kreativitas dan pembelajaran kepada rekan kerjanya.

Pengakuan sebagai penguatan

Penguatan dalam psikologi mengacu pada hal-hal yang kemungkinan meningkatkan sesuatu.

Pengakuan sebagai penguatan berdasarkan pada positive effect, yaitu seseorang cenderung melanjutkan perilaku tertentu jika mereka dihargai. 

Employee recognition tergolong positive effect. Maka, tim HR perlu meningkatkan penguat positif kepada karyawan. Sebaliknya, penguat negatif berguna untuk meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan.

Employee Recognition ≠ Employee Reward

employee recognition

Pada umumnya, employee recognition dikaitkan dengan employee reward. Kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian, tetapi mereka adalah dua hal berbeda.

Employee recognition

Employee recognition berarti mengakui nilai, perilaku, atau kontribusi yang melekat pada diri karyawan.

Ini adalah bentuk pengakuan tidak berwujud dan tidak dapat diukur secara definitif. Wujud dari pengakuan ini dapat berupa hi-five, mengatakan ‘selesai’, atau menggunakan hashtag di media sosial.

Hal tersebut membangun hubungan emosional antara perusahaan dan karyawan. Ketika karyawan merasa dihargai di situlah sumber penting dalam retensi karyawan.

Employee reward 

Employee reward adalah bentuk pengakuan yang nyata kepada karyawan. Biasanya, hal ini memiliki nilai moneter.

Jika employee recognition bersifat emosional dan relasional, sedangkan employee reward bersifat transaksional

Perusahaan dapat memberi penghargaan kepada karyawan dengan hadiah gratis, voucer, diskon, hadiah berbasis poin, dan lainnya. Setelah menggunakan hadiah tersebut, mereka cenderung lebih puas, produktif, dan terlibat.

Sebagai imbalannya, perusahaan mengharapkan pengembalian yang lebih tinggi berupa peningkatan kinerja. Upaya ini juga bisa menjadi strategi rekrutmen, terutama untuk memikat kandidat terbaik ke perusahaan Anda.

7 Manfaat Memberikan Employee Recognition

Karena pengakuan adalah kebutuhan, maka menerapkan employee recognition akan berdampak positif terhadap perusahaan. Apa saja manfaatnya?

#1 Tingkatkan retensi karyawan

Jika perusahaan berjuang dalam meretensi karyawan, cobalah terapkan employee recognition. Karena salah satu alasan karyawan resign adalah tak ada pengakuan terhadap kinerjanya.

Ketika Anda mengakui kinerja karyawan, secara emosional mereka berinvestasi dalam pekerjaan. Jadi, mereka cenderung bekerja lebih lama dan tingkat turnover pun terkendali.

#2 Tambah employee engagement

Harvard Business Review melaporkan 72 persen bisnis setuju bahwa pengakuan berdampak positif pada employee engagement

Ya, employee recognition menjadi pendorong utama dalam keterlibatan karyawan di perusahaan. Mereka akan memiliki inisiatif dan melanjutkan pekerjaan tanpa menunggu perintah dari pemimpin tim.

#3 Memperbaiki hubungan kerja 

HR perlu mendorong manajer, supervisor, atau pemimpin tim untuk membangun hubungan kerja kuat dan baik dengan anggota tim. Salah satunya dengan melatih mereka dalam menerapkan employee recognition.

Pengakuan yang sering dilakukan oleh manajer meningkatkan hubungan antara dia dan karyawan. Ini membantu dalam komunikasi, membangun kepercayaan, dan menjembatani kesenjangan di antara mereka. 

#4 Tingkatkan motivasi karyawan

Pemimpin yang menyoroti kontribusi karyawan terhadap kesuksesan bisnis dapat membuat mereka lebih termotivasi dan bahagia dengan apa yang mereka kerjakan. Alhasil kinerja dan produktivitas perusahaan meningkat.

#5 Bangun employer branding

Employer recognition yang kuat membangun employer branding. Jika pengalaman pengakuan diceritakan di akun media sosial perusahaan, kandidat akan tertarik kepada perusahaan Anda.

Jika karyawan merasa dihargai di tempat kerja, mereka berbagi pengalaman positif kepada keluarga dan sahabat. Dengan demikian, mereka menjadi duta bagi perusahaan.

#6 Ciptakan budaya perusahaan

Memberikan pengakuan adalah memperlihatkan contoh dan bersifat menular. Langkah ini menciptakan budaya perusahaan dan lingkungan kerja positif.

Pemimpin yang kerap memberikan pengakuan ke karyawan, ia telah memberikan contoh bagaimana menghargai upaya, kualitas, dan kekuatan orang lain.

#7 Dukung nilai perusahaan

Walaupun perusahaan tak memiliki nilai employee recognition, tetapi mengenali dan mengakui karyawan dapat mendukung nilai perusahaan. Di mana salah satunya adalah mendukung tujuan perusahaan atau mencapai target.

Penutup

Pada dasarnya, semua orang menyukai employee recognition. Hal itu mengindikasikan bahwa kinerja mereka mendapatkan penghargaan dan pengakuan dari pemimpin, manajemen, atau rekan kerja.

Jika perusahaan mengabaikan hal ini, maka Anda akan sering menghadapi karyawan yang bekerja dalam hitungan bulan.

Comment