Sumber Daya Manusia: Fungsi dan Tujuan

Human Resource atau sumber daya manusia (disingkat SDM) bukan lagi hal yang asing di telinga, apalagi untuk mereka yang sudah terjun ke dunia kerja. Meskipun bukan hal yang asing, namun masih ada beberapa yang masih belum memahami makna dari sumber daya manusia.

Dalam tulisan kali ini, saya akan memberikan penjelasan sederhana yang bisa membuat Anda memahami kembali arti dari sumber daya manusia dan apa pentingnya pengelolaan sumber daya manusia bagi perusahaan Anda.

Mengutip Wikipedia Indonesia, Pengertian SDM dapat dibagi menjadi dua, yaitu pengertian mikro dan makro. Pengertian SDM secara mikro adalah individu yang bekerja dan menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi dan biasa disebut sebagai pegawai, buruh, karyawan, pekerja, tenaga kerja dan lain sebagainya. Sedangkan pengertian SDM secara makro adalah penduduk suatu negara yang sudah memasuki usia angkatan kerja, baik yang belum bekerja maupun yang sudah bekerja.

Secara garis besar, pengertian Sumber Daya Manusia adalah individu yang bekerja sebagai penggerak suatu organisasi, baik institusi maupun perusahaan dan berfungsi sebagai aset yang harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya.

Dalam kesempatan ini, mari kita memfokuskan diri untuk membicarakan lebih lanjut mengenai sumber daya manusia secara mikro.

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

 

Bagi sebuah perusahaan atau institusi, faktor pendukung kesuksesan tidak terbatas pada modal besar atau teknologi canggih saja. Sumber daya manusia adalah salah satu faktor yang juga berperan sebagai pendukung kesuksesan perusahaan. Namun, hal tersebut tidak akan terwujud apabila SDM tidak dikelola dengan baik dan benar.

Mengutip Panggabean dalam bukunya Manajemen Sumber Daya Manusia (MS Panggabean – Bogor: Ghalia Indonesia, 2004), manajemen sumber daya manusia ialah sebuah proses yang memiliki bagian atas perencanaan, kepemimpinan, pengorganisasian, dan pengendalian dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan, pengadaan, pengembangan, promosi, kompensasi, evaluasi, juga pembuatan keputusan kerja hingga mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Agar dapat mengelola SDM Anda dengan baik, perlu diketahui masing-masing fungsi dari manajemen sumber daya manusia sebagai berikut.

Mengatur Keanggotaan (Rekrutmen dan Personalia)

Manajemen SDM berfungsi untuk membentuk perencanaan terkait seleksi tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan. Prosesnya terdiri dari perencanaan, pemilihan, dan seleksi. Semakin besar perusahaan maka semakin banyak pula sumber daya manusia yang dibutuhkan. Oleh karena itu manajemen SDM berfungsi untuk menyaring dan merekrut tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan.

Evaluasi Performa

Manajemen SDM bertugas mengevaluasi performa tenaga kerja dan memastikan masing-masing tenaga kerja melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan pekerjaannya. Manajemen melakukan pelatihan dan penilaian dalam pengadaan sumber daya manusia suatu perusahaan. Fungsinya agar setiap individu memenuhi standar kinerja perusahaan.

Kompensasi

Manajemen SDM bertanggung jawab memberi kompensasi terkait kinerja tenaga kerja. Manajemen harus memastikan gaji, bonus, serta tunjangan lainnya dibayarkan sesuai dengan kinerja sumber daya manusia serta tidak menyalahi hukum peraturan standar seperti UMR.

Pelatihan dan Pengembangan

Manajemen SDM juga berfungsi untuk merencanakan dan membuat program untuk calon karyawan, karyawan baru, atau juga karyawan lama demi menghasilkan kinerja yang lebih berkualitas. Pelatihan dibutuhkan untuk calon karyawan dan karyawan baru, sedangkan pengembangan ditujukan untuk karyawan lama agar bisa meningkatkan kinerjanya.

Relasi (Industrial Relation)

Manajemen SDM dan tenaga kerja sebagai individu harus membangun relasi yang baik agar tidak menimbulkan masalah yang berkaitan dengan serikat pekerja. Hal ini berguna untuk kelangsungan perusahaan demi menghindari adanya mogok kerja atau demonstrasi yang dilakukan tenaga kerja.

Kesehatan dan Keamanan

Manajemen SDM bertanggung jawab atas kesehatan dan keamanan tenaga kerja selama bekerja di suatu perusahaan. Keselamatan tenaga kerja harus menjadi prioritas terutama bagi perusahaan yang berkaitan dengan produksi. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap kredibilitas perusahaan. Kerja yang dilakukan juga harus sesuai standar keamanan agar tidak mengganggu kesehatan tenaga kerja. Jika kesehatan dan keamanan tenaga kerja bisa terjamin, otomatis perusahaan akan terus berjalan dengan baik.

Pengintegrasian

Fungsi manajemen SDM selanjutnya adalah untuk mengintegrasikan serta menyelaraskan kebutuhan pegawai dengan kepentingan perusahaan agar seluruh kegiatan operasional dapat berjalan dengan baik.

Pemeliharaan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tenaga kerja merupakan sumber daya manusia yang sangat berperan penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan pemeliharaan untuk menjaga kondisi fisik, mental, serta loyalitas karyawan agar hasil yang diperoleh maksimal.

Optimizing Employee EngagementOptimalisasi Employee Engagement

Pemutusan

Manajemen SDM juga berfungsi untuk memutuskan atau mengakhiri hubungan kerja/kontrak  atau yang lebih dikenal dengan istilah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan yang biasanya disebabkan oleh satu dan lain hal.

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas tentang manajemen SDM, akan lebih baik jika kita juga memahami tujuan dari konsep tersebut.

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

Sedarmayanti mengemukakan tujuan dari manajemen sumber daya manusia menjadi empat tujuan. Empat tujuan tersebut merupakan referensi yang digunakan secara umum dalam pencarian akan tujuan manajemen sumber daya dalam organisasi. Adapun penjabarannya adalah sebagai berikut:

Tujuan Sosial

Tujuan sosial pada tujuan manajemen SDM adalah organisasi bertanggung jawab secara sosial terhadap tantangan dan keperluan yang terjadi di masyarakat khususnya di ruang lingkup organisasi dan mengurangi efek yang merugikan.

Tujuan Organisasional

Tujuan organisasional merupakan langkah untuk menunjukkan keberadaan dari suatu organisasi sehingga perlu adanya kontribusi akan pendayagunaan sumber daya manusia secara keseluruhan. Tujuan organisasional dalam tujuan sumber daya manusia itu sendiri merupakan target formal yang ditentukan untuk mencapai tujuan organisasi.

Tujuan Fungsional

Tujuan fungsional pada proses manajemen sumber daya manusia adalah mempertahankan kontribusi dari sumber daya manusia tiap departemen yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia pada tiap departemen dipelihara sedemikian rupa sehingga memberikan kontribusinya secara optimal.

Tujuan Individu

Tujuan individu dalam suatu organisasi harus terpenuhi dan diselaraskan dengan tujuan organisasi. Tujuan individu digunakan sebagai motivasi para karyawan untuk lebih berkontribusi dalam melaksanakan tugasnya di dalam organisasi.

Kesimpulan

Setelah mengetahui fungsi dan tujuan dari manajemen SDM, berikutnya personel HR di setiap perusahaan atau institusi diharapkan dapat mengelola SDM yang dimiliki dan menyelaraskannya dengan tujuan perusahaan.

Setelah menilik kembali makna sumber daya manusia, di balik bermacam-macam job desc HR division yang diketahui secara umum ternyata HRD memiliki tanggung jawab besar yang menentukan keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan karyawannya. Dengan membaca tulisan ini, saya berharap kita semua bisa mengingat kembali pentingnya SDM dalam sebuah perusahaan dan dapat memaksimalkannya untuk mencapai kesuskesan bersama.

Comment