Kiat Mengintegrasikan Core Value Dalam Kinerja Harian | | HR NOTE Indonesia

Kiat Mengintegrasikan Core Value Dalam Kinerja Harian

core value

Tidak semua karyawan peduli dengan core value perusahaan. Meski perusahaan itu adalah tempatnya bekerja.

Bagi banyak karyawan, core value (nilai inti) perusahaan bukanlah hal yang penting karena tidak beririsan dengan tugasnya secara langsung. Padahal, core value membantu seluruh struktur organisasi bergerak dengan prinsip dan tata cara yang sama.

Riset menunjukkan bahwa karyawan yang mengetahui dan memahami core value perusahaan akan memiliki tingkat keterlibatan 51 kali lebih tinggi dibanding karyawan yang tidak begitu memahaminya.

Dengan kata lain, core value menjadi pedoman perusahaan untuk menjaga eksistensi bisnisnya.

Definisi core value

Core value merupakan bentuk intrinsik dari visi organisasi yang hendak ditunjukkan ke dunia luar.

Core value menentukan nilai apa yang diyakini dan bagaimana perusahaan menampilkan nilai-nilai tersebut di muka publik.

Sifat dan kualitas core value tidak sementara. Ia merepresentasikan prioritas tertinggi, nilai yang diyakini perusahaan secara mendalam, dan daya pendorong yang paling mendasar dari suatu perusahaan.

Dengan begitu, menjalankan core value yang kuat dan tepat secara konsisten dapat menarik serta mempertahankan kandidat terbaik di perusahaan.

Sedangkan, Indeed menyimpulkan bahwa core value adalah rangkaian keyakinan fundamental serta sebuah ide dan prinsip yang akan membantu perusahaan menjalankan usahanya.

Core value akan membantu perusahaan untuk menentukan hendak pedoman pelaksanaan sumber daya sekaligus membuat keputusan-keputusan penting.

Sebagai HR, Anda perlu menyadari bahwa core value juga bukan prinsip etis ataupun visi dan misi perusahaan semata. Bukan juga deklarasi misi perusahaan.

Core value berfungsi layaknya standar komunitas, yang engatur bagaimana suatu organisasi harus bergerak, dengan cara apa ia menjalankan usaha, dan bagaimana organisasi menjalankan.

Mengapa Core Value Menjadi Fondasi Perusahaan?

core value

Perusahaan memerlukan core value untuk menentukan arah bisnis yang digelutinya.

Nilai apa yang hendak perusahaan bawa ketika kelak beroperasi? Bagaimana manajemen mengharapkan implementasi nilai-nilai tersebut dalam situasi tertentu dalam kegiatan operasional harian? Bagaimana ekspansi dan pengadaan barang?

Dengan memiliki core value yang jelas, tepat, dan gamblang, perusahaan akan mudah mengarahkan strategi bisnis untuk membuat keputusan, memupuk kerja tim, dan membantu kolaborasi karyawan.

Membangun bisnis tak ubahnya membangun suatu komunitas. Jadi, perusahaan yang ingin struktur organisasi berperilaku selayaknya grup atau komunitas, maka manajemen perlu berbagi kode, visi, identitas, atau etika ke anggotanya.

Core value tersebut kelak akan berkembang dan menghasilkan kultur serta pemahaman yang setara di kalangan anggota mengenai banyak hal. Tentang apa saja yang boleh dibagikan atau dibicarakan kepada publik, misalnya.

Contoh Core Value Berdampak Dalam Keseharian

Ada beragam jenis core value yang digunakan oleh perusahaan.

Manajemen dan direksi terkadang tak hanya menggunakan satu nilai. Terkadang perusahaan dapat menggunakan lebih dari dua nilai, tergantung pada jenis bisnis dan praktik usahanya.

Untuk memahami core value, berikut ini contoh nilai inti yang berdampak dalam keseharian karyawan. Umumnya, nilai ini lazim dijumpai di lingkungan kerja:

Integrity

Integrity dinilai sebagai core value yang sangat umum. Sebab hampir semua perusahaan menggunakannya. Integritas artinya berperilaku atau bersikap berlandaskan pada etika yang kuat.

Honesty

Honesty adalah salah satu core value yang mesti dimiliki semua perusahaan.

Karena nilai ini berkaitan erat dengan transparansi perusahaan kepada publik, yang bakal sering dibutuhkan dalam banyak hal. Misalnya, pemasaran, siaran pers, public relations, dan sebagainya.

Fairness

Fairness adalah memperlakukan orang secara setara tanpa bias dari segi apa pun. Contohnya, memperlakukan semua karyawan tanpa memandang suku, ras, agama, dan status sosial.

Accountability

Accountability adalah core value yang mendorong perusahaan bertanggung jawab atas semua keputusan dan perilakuContohnya, perusahaan wajib bertanggung jawab ketika terjadi kecelakaan kerja akibat peralatan produksi yang tidak laik pakai.

Innovation

Innovation akan memacu para karyawan untuk berani mengambil risiko sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan. Misalnya, berusaha menepati janji kepada pelanggan untuk peningkatan kualitas secara terus menerus.

Transparency

Transparency dalam dunia usaha dan sistem manajemen bersifat esensial.

Kepada pihak eksternal, transparansi dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Kepada pihak internal, transparansi dibutuhkan untuk menjaga tingkat kepuasan karyawan.

Contoh implementasi core value

Lantas, bagaimana contoh implementasi core value dalam keseharian karyawan? Simak kedua contoh ini:

1) Seseorang yang bekerja di perusahaan minyak dan gas, telah akrab dengan kultur health, safety, and environment (HSE) yang sangat kuat dan core value perusahaan begitu mementingkan keselamatan.

Bahkan ketika karyawan tersebut telah berada di luar area lapangan migas, prinsip keselamatan dan keamanan terus ia terapkan karena kultur HSE telah begitu melekat dalam dirinya.

2) Perusahaan menitikberatkan pada kerja tim dan kolaborasi untuk mendukung tujuan bersama.

Semua hal dalam deskripsi tugas akan dilakukan secara tim. Jika karyawan adalah seorang introvert, bekerja dalam tim akan sulit sekali untuk dilakukan.

Mengintegrasikan Core Value Dalam Kinerja Harian

Tim HR harus bisa membimbing karyawan agar mereka dapat mengintegrasikan core value dalam pekerjaannya sehari-hari. Bagaimana caranya?

  • Komunikasikan core value, visi, dan misi dengan jelas

Sampaikan semuanya dengan jelas, tanpa kalimat yang bertele-tele dan sulit dimengerti.

Ketiganya biasanya diumumkan oleh jajaran direksi secara langsung. Namun, manajer kelak yang bertugas memastikan apakah karyawan memahaminya.

  • Jadikan core value sebagai manajemen kinerja

Tegaskan penerapan core value dalam tindakan sehari-hari. Misalnya, tim HR dan manajemen dapat membuat key performance indicator (KPI) karyawan dengan unsur core value.

  • Berikan contoh core value

Rangkum poin-poin penting dalam core value untuk mengartikulasikan dalam perilaku. Maksudnya, berikanlah contoh perilaku dari nilai yang disampaikan.

Contohnya, jika core value perusahaan adalah service of excellence, maka buat contoh perilaku dari service of excellence untuk mempermudah karyawan memahaminya.

  • Pahamilah bahwa tiap peran butuh perilaku berbeda

Core value harus dipahami oleh seluruh karyawan. Namun, bukan berarti semua nilai ditujukan untuk tim HR saja.

Ada kalanya, perusahaan membagi core value per departemen atau divisi. Misalnya, core value divisi marketing jelas berbeda dengan public relations. Maka, karyawan perlu memahami bahwa tiap fungsi dan jabatan memiliki core value yang berbeda, sehingga perilakunya pun berbeda.

  • Mengakui kinerja karyawan secara publik

Jika memang karyawan menunjukkan kinerja yang memuaskan, maka akuilah secara publik. Kinerja tersebut tak sebatas produktivitas, tetapi juga keberhasilan karyawan menerapkan core value dalam pekerjaannya.

  • Berikan umpan balik dan peringkat

Anda bisa mengobservasi bagaimana karyawan bekerja setelah core value diterapkan.

Ukur realisasi penerapannya di kantor dan berikan umpan balik sesuai dengan perilakunya. Proses ini tidak perlu berorientasi terhadap kesuksesan, pemimpin tim juga perlu memperhatikan keberhasilan kecil atau saat karyawan berhasil menyelesaikan tugas.

Penutup

Core value mempermudah direksi mengemudikan roda bisnis perusahaan. Karena core value memberikan arahan, mengarahkan tujuan, dan menjaga bisnis agar tetap berhalan di jalurnya sesuai dengan rencana.

Meski demikian, tak sedikit karyawan yang kurang peduli terhadap core value perusahaan. Umumnya, karyawan hanya memedulikan transparansi dari pihak HR dan manajemen. Bahkan mereka jarang memahami nilai, visi, dan misi perusahaan.

Namun, tim HR dapat membantu karyawan untuk mengerti sekaligus mengenali core value perusahaan agar mereka memiliki tujuan ketika bekerja. Lambat laun, core value akan menjadi kebiasaan baik jika karyawan secara sadar mengerti manfaat dari nilai yang dianut oleh perusahaan.

Comment