Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia dalam 9 Fungsi | | HR NOTE Indonesia

Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia dalam 9 Fungsi

Bagi sebuah perusahaan atau institusi, faktor pendukung kesuksesan tidak terbatas pada modal besar atau teknologi canggih saja.

Sumber daya manusia adalah salah satu faktor yang juga berperan sebagai pendukung kesuksesan perusahaan. Namun, hal tersebut tidak akan terwujud apabila SDM tidak dikelola dengan baik dan benar.

Dalam tulisan kali ini, saya akan memberikan penjelasan sederhana yang bisa membuat Anda memahami kembali arti dari sumber daya manusia dan apa pentingnya pengelolaan sumber daya manusia bagi perusahaan Anda.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Mengutip Wikipedia Indonesia, pengertian SDM dapat dibagi menjadi dua, yaitu pengertian mikro dan makro.

Pengertian SDM secara mikro adalah individu yang bekerja dan menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi dan biasa disebut sebagai pegawai, buruh, karyawan, pekerja, tenaga kerja dan lain sebagainya.

Sedangkan pengertian SDM secara makro adalah penduduk suatu negara yang sudah memasuki usia angkatan kerja, baik yang belum bekerja maupun yang sudah bekerja.

Panggabean dalam bukunya Manajemen Sumber Daya Manusia (MS Panggabean – Bogor: Ghalia Indonesia, 2004) menjelaskan tidak hanya apa itu SDM, tetapi juga apa yang dimaksud dengan manajemen SDM.

Manajemen sumber daya manusia ialah sebuah proses yang memiliki bagian atas perencanaan, kepemimpinan, pengorganisasian, dan pengendalian dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan, pengadaan, pengembangan, promosi, kompensasi, evaluasi, juga pembuatan keputusan kerja hingga mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Secara garis besar, pengertian Sumber Daya Manusia adalah individu yang bekerja sebagai penggerak suatu organisasi, baik institusi maupun perusahaan dan berfungsi sebagai aset yang harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya.

4 Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

Sedarmayanti mengemukakan tujuan dari manajemen sumber daya manusia menjadi empat tujuan.

Empat tujuan tersebut merupakan referensi yang digunakan secara umum dalam pencarian akan tujuan manajemen sumber daya dalam organisasi. Adapun penjabarannya adalah sebagai berikut:

1. Tujuan Sosial

Tujuan sosial pada tujuan manajemen SDM adalah organisasi bertanggung jawab secara sosial terhadap tantangan dan keperluan yang terjadi di masyarakat khususnya di ruang lingkup organisasi dan mengurangi efek yang merugikan.

2. Tujuan Organisasional

Tujuan organisasional merupakan langkah untuk menunjukkan eksistensi dari suatu organisasi sehingga perlu adanya kontribusi akan pendayagunaan sumber daya manusia secara keseluruhan.

Tujuan organisasional dalam tujuan sumber daya manusia itu sendiri merupakan target formal yang ditentukan untuk mencapai tujuan organisasi.

3. Tujuan Fungsional

Tujuan fungsional pada proses manajemen sumber daya manusia adalah mempertahankan kontribusi dari SDM tiap departemen yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Sumber daya manusia pada tiap departemen dipelihara sedemikian rupa sehingga memberikan kontribusinya secara optimal.

4. Tujuan Individu

Tujuan individu dalam suatu organisasi harus terpenuhi dan diselaraskan dengan tujuan organisasi. Tujuan individu digunakan sebagai motivasi para karyawan untuk lebih berkontribusi dalam melaksanakan tugasnya di dalam organisasi.

Download Konten Spesial dari HR NOTE, GRATIS!

Ada konten khusus untuk pembaca setia HR NOTE. Konten ini menyediakan pendapat kami tentang suatu topik tertentu. Konten PDF kali ini membahas topik:

  • Dampak Covid-19 Terhadap Pekerjaan HRD, “The Struggle Is Real”

  • 8 Perubahan yang Dihadapi HRD Selama Pandemi
  • Covid-19, Fokus Terbagi Dua: Mendukung Jalannya Bisnis dan Menjaga Keselamatan Karyawan
  • Bagaimana HRD Merespon Tantangan Ini

9 Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Fungsi manajemen SDM sederhananya terletak pada membantu kesuksesan tujuan organisasi, tentunya di sisi tenaga kerjanya.

Tidak hanya memastikan SDM dapat bekerja dengan baik, manajemen SDM juga perlu memerhatikan regulasi terkait ketenagakerjaan yang berlaku untuk melindungi karyawan dan perusahaan dari sisi legal.

Agar dapat mengelola SDM Anda dengan baik, perlu diketahui masing-masing fungsi dari manajemen sumber daya manusia sebagai berikut.

1. Manajemen strategi

Manajemen SDM meliputi pembentukan strategi pengelolaan SDM yang bisa memastikan organisasi mencapai tujuannya.

Ini termasuk memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan hingga memprediksi kebutuhan bisnis dan menyediakan SDM yang sesuai.

2. Analisis kompensasi & benefit

Fungsi manajemen HR di sini adalah untuk memastikan biaya tetap terjaga tanpa terjadi pengeluaran berlebihan dalam strategi rekrutmen dan retensi yang melibatkan kompensasi dan benefit.

Terkadang, demi menarik kandidat yang diinginkan dan mempertahankan talent yang berharga, HR mau tidak mau memodifikasi struktur kompensasi dan benefit mereka.

Harus diingat bahwa ini bisa jadi jalan keluar atau malah menimbulkan masalah baru.

3. Pelatihan dan Pengembangan

Manajemen SDM juga berfungsi untuk merencanakan dan membuat program untuk calon karyawan, karyawan baru, atau juga karyawan lama demi menghasilkan kinerja yang lebih berkualitas.

Pelatihan dibutuhkan untuk calon karyawan dan karyawan baru, sedangkan pengembangan ditujukan untuk karyawan lama agar bisa meningkatkan kinerjanya.

4. Relasi (ke dalam & luar)

Fungsi manajemen SDM termasuk pada menjaga relasi/hubungan dengan berbagai pihak, misalnya kalau ke luar, menjaga hubungan baik dengan serikat pekerja, dikenal juga dengan industrial relation. Bisa juga dengan pejabat pemerintah sesuai dengan izin dan kegiatan usahanya.

Sedangkan hubungan baik ke dalam berarti hubungan baik dengan stakeholders di dalam organisasi. Penting bagi HR manager untuk menguasai conflict management untuk mengantisipasi masalah-masalah yang muncul.

5. Kesehatan dan Keamanan

Manajemen SDM bertanggung jawab atas kesehatan dan keamanan tenaga kerja selama bekerja di suatu perusahaan.

Keselamatan tenaga kerja harus menjadi prioritas terutama bagi perusahaan yang berkaitan dengan produksi. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap kredibilitas perusahaan.

Tidak hanya yang berkaitan dengan karyawan, keamanan di sini juga mengacu pada fungsi compliance perusahaan.

6. Pengintegrasian

Fungsi manajemen SDM selanjutnya adalah untuk mengintegrasikan serta menyelaraskan kebutuhan pegawai dengan kepentingan perusahaan agar seluruh kegiatan operasional dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, kini HR lebih terlibat ke dalam bisnis perusahaan. Sehingga keterlibatan HR dengan berbagai divisi dan pihak semakin bertambah.

7. Pemeliharaan

Dibutuhkan pengelolaan dan pemeliharaan untuk menjaga kondisi fisik, mental, serta loyalitas karyawan agar hasil yang diperoleh maksimal.

Ini dapat berbentuk lingkungan kerja dan budaya kerja yang sehat. Keduanya merupakan tantangan bagi setiap praktisi HR yang tengah berpulih dari disrupsi pandemi.

8. Pemutusan

Manajemen SDM juga berfungsi untuk memutuskan atau mengakhiri hubungan kerja/kontrak  atau yang lebih dikenal dengan istilah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan yang biasanya disebabkan oleh satu dan lain hal.

Tidak hanya PHK saja, secara esensi, manajemen SDM mengelola proses karyawan meninggalkan perusahaan. Seperti mengurus administrasi, pesangon, dan sebagainya.

Kesimpulan

Setelah mengetahui fungsi dan tujuan dari manajemen SDM, berikutnya personel HR di setiap perusahaan atau institusi diharapkan dapat mengelola SDM yang dimiliki dan menyelaraskannya dengan tujuan perusahaan.

Setelah menilik kembali makna sumber daya manusia, di balik bermacam-macam job desc HR division yang diketahui secara umum ternyata HRD memiliki tanggung jawab besar yang menentukan keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan karyawannya.

Dengan membaca tulisan ini, saya berharap kita semua bisa mengingat kembali pentingnya SDM dalam sebuah perusahaan dan dapat memaksimalkannya untuk mencapai kesuskesan bersama.

Comment