HR Specialist: Keterampilan dan Area Spesialisasi | | HR NOTE Indonesia

HR Specialist: Keterampilan dan Area Spesialisasi

hr specialist

Ada peran HR Generalist, tentu, ada HR Specialist. 

Namun tidak semua perusahaan memerlukan kedua peran. Hal itu tergantung ukuran, jumlah karyawan, dan efisiensi di masing-masing perusahaan.

Bagi perusahaan membutuhkan seseorang untuk melakukan tugas tertentu, seperti meninjau kinerja dan mengembangkan kriteria calon karyawan, itu artinya, mereka memerlukan HR Specialist.

Jika sedang berpikir untuk mempertajam kemampuan, artikel ini akan memberikan insight bagi Anda, khususnya yang ingin menjadi HR Specialist.

Apa Itu HR Specialist?

HR Specialist merupakan seorang HR yang memahami semua aspek sumber daya manusia (SDM), telah bekerja minimal dua tahun, dan mampu mengerjakan tugas tertentu.

Dalam lingkup tanggung jawab, mereka dapat melakukan tugas HR Generalist. Namun, mereka memiliki spesialisasi dalam satu bidang SDM. 

Dengan spesialisasi tersebut, mereka akan menerapkan keterampilan teknis dan pengetahuan khusus untuk memberi manfaat bagi organisasi. Misalnya, HR dengan area spesialisasi rekrutmen, memfasilitasi pelatihan, resolusi konflik, dan lainnya.

Bagaimana Menjadi HR Specialist?

staf hrd

Peran HR Specialist hampir sama seperti staf HRD lain. Mereka membantu organisasi menemukan kandidat tepat untuk sebuah posisi dan/atau membantu karyawan agar dapat meningkatkan kinerjanya kepada perusahaan.

Untuk menjadi HR Specialist, setidaknya, ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu pendidikan, permintaan, dan jenjang karier.

Pendidikan 

Idealnya, HR Specialist adalah sarjana dari jurusan psikologi atau jurusan lain dengan konsentrasi manajemen sumber daya manusia.

Terlepas dari latar belakang pendidikan, sarjana atau staf HRD akan mengambil program sertifikasi di bidang SDM. Tujuannya adalah:

  • Meningkatkan kompetensi seorang HR.
  • Menjalankan tugas yang berhubungan dengan kepegawaian dan bidang lainnya.
  • Membantu perusahaan untuk merumuskan strategi serta kebijakan yang relevan.

Meski tidak wajib, program tersebut akan mempelajari tentang administrasi personalia, hubungan industrial, strategi kinerja organisasi, pengembangan budaya organisasi, ilmu sosial, dan masih banyak lagi.

Program kompetensi bersertifikat, antara lain:

  • Certified Human Resource Professional (CHRP)
  • Certified Professional in Human Resources Management (CPHRM)
  • Human Resources Business Professional (HRBP)
  • Human Resources Management Professional (HRMP)
  • SHRM Certified Professional (SHRM-CP)

Permintaan pasar

Bagaimana permintaan pasar tenaga kerja terhadap HR Specialist?

Berdasarkan Bureau of Labor Statistics Amerika Serikat (AS), ketersediaan pekerjaan HR Specialist diperkirakan akan tumbuh 10 persen dari 2020 hingga 2030. Pertumbuhannya secepat rata-rata semua pekerjaan.

Prospek pekerjaannya pun diharapkan menguntungkan, karena terdapat proyeksi lowongan HR Specialist sebesar 73.400 setiap tahunnya. Lowongan tersebut akan memenuhi kebutuhan perusahaan dalam penggantian karyawan yang pindah ke pekerjaan lain atau memasuki usia pensiun.

Kebutuhan yang meningkat tersebut juga diikuti oleh persyaratan bahwa HR Specialist harus memiliki pengetahuan luas tentang undang-undang ketenagakerjaan dan opsi perawatan kesehatan terkait pandemi COVID-19.

Permintaan peran HR Specialist akan tinggi di sektor pelayanan scientific, sektor bersifat teknis, dan jasa profesional lain. Sektor tersebut tak hanya menawarkan peluang lebih banyak, tetapi juga menawarkan gaji cukup tinggi, yakni USD62,290 atau setara dengan Rp934,4 juta per tahun, median Mei 2021.

Karier HR

Biasanya, HR Specialist akan memulai kariernya sebagai staf HR atau HR Generalist sekitar dua tahun. 

Jika Anda ingin meningkatkan kehidupan pekerjaan, bidang HR menawarkan karier untuk peran lebih tinggi atau lebih strategis. Salah satunya, ia dapat mengembangkan kariernya menjadi HR Specialist.

Dengan menduduki peran HR Specialist, Anda berkesempatan untuk memperluas pengetahuan sekaligus membantu organisasi mengamankan asetnya yang paling berharga alias karyawan.

HR Specialist Harus Menguasai Keterampilan Ini

hr specialist

Selain kualifikasi pendidikan dan permintaan pasar, HR Specialist wajib menguasai beberapa keterampilan. 

Selain keterampilan keras tentang keterampilan memahami administrasi karyawan, Undang-undang Ketenagakerjaan dan regulasi terkait, interview, dan asesmen. Ada keterampilan lain yang mendukung keberhasilan Anda dalam menjalankan pekerjaan

Adapun keterampilan yang harus dikuasai antara lain:

Berorientasi pada detail

HR Specialist wajib berorientasi pada detail. Maksudnya, Anda harus mampu memperhatikan detail pekerjaan. 

Orang yang berorientasi pada detail mampu menjalankan tugas penuh perhatian dan menangkap kesalahan atau perubahan pada karyawan atau kandidat. Ia juga dapat mengantisipasi masalah sebelum menjadi masalah yang lebih besar.

Misalnya, HR Specialist di rekrutmen akan memperhatikan job description, menerapkan screening, dapat menggali informasi kandidat, hingga memberikan pengalaman onboarding karyawan baru dengan baik.

Keterampilan berkomunikasi

Mengasah keterampilan berkomunikasi akan melatih Anda menyampaikan informasi dengan baik –melalui tulisan dan ucapan– serta berempati terhadap situasi karyawan dan kandidat.

Keterampilan mendengarkan

Untuk memahami seseorang, Anda perlu mendengarkan lawan bicara. Kemampuan mendengarkan membuat HR Specialist memperhatikan situasi dan gesture, memahami konteks pembicaraan, dan memberikan tanggapan secara tepat.

Keterampilan interpersonal 

Keterampilan ini berguna untuk menjembatani antara perusahaan dengan karyawan. Jika Anda mampu mengomunikasikan kebutuhan keduanya, hal itu membuat pekerjaan lainnya menjadi lancar.

Keterampilan memecahkan masalah

Memecahkan masalah bukan hanya didasari oleh pengalaman, tetapi keterampilan ini bisa dilatih. Kemampuan memecahkan masalah mendorong Anda mengidentifikasi persoalan, memetakan beberapa solusi, menjelaskan plus dan minus solusi, hingga menentukan solusi yang tepat.

HR Specialist Bisa Menjadi Spesialis di Peran Apa Saja?

hr specialist

Di dalam organisasi, tugas HR Specialist dapat bervariasi. Kecuali ia menduduki peran khusus dan hanya menangani satu hal saja.

Meski demikian, tak menutup kemungkinan, kehadirannya diperlukan Manager HR untuk menyelesaikan masalah kepegawaian di luar perannya.

“Ada cukup banyak variasi untuk setiap orang, dan setiap spesialisasi membutuhkan basis pengetahuan yang berbeda,” ujar Nancy H. Segal, pemilik Solutions for the Workplace LLC, perusahaan konsultan SDM di Illinois, AS.

Di sisi lain, Anda yang masih menjadi staf HR berkesempatan ketika ditugaskan berbagai tanggung jawab. Contohnya, setelah merekap kehadiran dan mencocokan perhitungan gaji, Anda menangani screening kandidat.

Society for Human Resource Management menjelaskan beberapa area spesialisasi HR Specialist mencakup:

Spesialis Rekrutmen dan Retensi

Di bawah payung workforce planning, HR Specialist akan bertanggung jawab di area spesialis rekrutmen dan retensi

Tugasnya akan membuat dan menerapkan strategi perekrutan organisasi, mewawancarai, memberikan skill test, hingga memeriksa latar belakang kandidat. Anda juga akan memproses transfer, promosi, dan pemutusan hubungan kerja.

Spesialis Compensation and Benefits

Sebagai bagian dari total rewards, compensation and benefits adalah area yang paling diperhatikan oleh semua karyawan. Karena perusahaan, melalui HR, memberikan gaji dan tunjangan. 

HR Specialist bertanggung jawab untuk menganalisis jabatan dan tugas guna menetapkan gaji, melakukan dan menganalisis survei kompensasi, mengevaluasi dan mengelola rencana tunjangan serta memantau biaya tunjangan.

Spesialis Training and Development 

Untuk meningkatkan kinerja karyawan sekaligus mendukung organisasi, HR Specialist akan merancang dan memberikan program training and development (daring atau luring).

Area spesialisasi ini juga akan mengevaluasi keberhasilan program, mencatat partisipasi karyawan, dan memantau peningkatan atau keberhasilan program. Bahkan, terkadang, menghitung return on investment program terhadap tujuan organisasi.

Spesialis Hubungan Industrial

Ada pula HR Specialist di area hubungan industrial atau labor and employee relations.

Anda akan bertanggung jawab sebagai penghubung antara karyawan dan manajemen, bernegosiasi dengan serikat pekerja mengenai kontrak beserta keluhannya, mengawasi program kesehatan dan keselamatan karyawan, hingga menyelesaikan perselisihan karyawan.

Anda juga harus memperbarui informasi sekaligus memahami Undang-undang Ketenagakerjaan serta regulasi dan perubahannya.

Spesialis Job Analysis

Dalam job analysis, HR Specialist akan bersinggungan dengan hal di atas. Karena ia bertugas mengidentifikasi dan mendokumentasikan tugas serta persyaratan pekerjaan dan kepentingannya

Ia juga akan menggunakan data untuk mengembangkan materi dan metode pelatihan, menentukan tingkat kompensasi yang adil dan kompetitif, serta mendesain materi presentasi untuk lokakarya.

Penutup

Menjadi HR Specialist mengharuskan Anda fokus terhadap pekerjaan di area yang telah dipilih. 

Namun, hal itu tidak menghentikan Anda untuk terus belajar hal baru, menempuh program sertifikasi, hingga berjejaring dengan sesama rekan HR di komunitas. Karena bidang HR sangat dinamis dan selalu berubah.

Comment