Kinerja Karyawan: Pengertian, Masalah, dan Faktor Yang Mempengaruhi | | HR NOTE Indonesia

Kinerja Karyawan: Pengertian, Masalah, dan Faktor Yang Mempengaruhi

Perusahaan wajib mengawasi kinerja karyawan. Karena karyawan adalah aset dan kinerja mereka berkontribusi terhadap tujuan perusahaan.

Perusahaan yang tidak menjaga maupun mengelola kinerja karyawan kemungkinan akan menghadapi ketidakpatuhan hingga penyimpangan kinerja karyawan yang mampu menghambat perkembangan perusahaan untuk mencapai tujuannnya.

Tantangannya, bagaimana perusahaan bisa mengelola kinerja karyawan?

Berikut HR Note Indonesia rangkum apa saja yang perlu HRD pahami tentang kinerja karyawan, dimulai dari pengertian, faktor pengaruh kinerja karyawan, hingga masalah yang harus dihadapi perusahaan dalam menangani kinerja karyawan.

Pengertian Kinerja Karyawan

hari kerja

Melihat pentingnya suatu peran dari kinerja karyawan, baiknya mengetahui terlebih dahulu pengertian kinerja karyawan itu sendiri.

Hal ini bertujuan untuk dapat memahami sejauh mana peran yang dimiliki oleh kinerja karyawan dalam mempengaruhi cepat atau lambatnya suatu perusahaan mencapai tujuan.

Menurut Moeheriono

Mengutip di dalam buku karya Moeheriono yang berjudul “Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi”, dikatakan bahwa kinerja karyawan bisa dicapai oleh kelompok atau individu dalam suatu perusahaan secara kualitatif atau kuantitatif.

Hal tersebut disesuaikan dengan kewenangan, tugas, dan tanggung jawab pada tiap karyawan dalam meraih tujuan perusahaan secara legal, tidak melanggar hukum, dan sesuai dengan etika ataupun moral yang berlaku.

Menurut Prawirosento

Sedangkan menurut Prawirosentono, kinerja adalah pekerjaan suatu kelompok atau dalam sebuah organisasi sesuai dengan tanggung jawab dan kekuasaan masing-masing, namun saling bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan yang tidak melanggar moral, hukum, ataupun etika.

Kinerja karyawan adalah suatu hasil kerja seseorang atau kelompok di dalam suatu perusahaan, yang berhasil dicapai dalam tugas dan tanggung jawabnya terhadap suatu pekerjaan. Hasil pekerjaan ini erat kaitannya dengan tercapainya tujuan perusahaan.

Apa Saja Masalah Kinerja Karyawan?

Perbedaan pola kerja yang dimiliki oleh seorang karyawan sering kali menjadi faktor penghambat tim. Oleh karena itu, tim HR harus mampu melihat permasalahan kinerja yang terjadi di dalam perusahaan.

Jika tim HR mampu melihat permasalahan kinerja yang terdapat di dalam diri masing-masing karyawan, hal tersebut dapat segera ditangani untuk tidak menganggu terhadap perkembangan perusahaan.

Masalah yang berpotensi terkait kinerja karyawan yang harus di tangani oleh perusahaaan adalah seperti berikut.

Pola komunikasi

Karena sebagai makhluk sosial, kita tidak akan pernah bisa hidup sendiri. Kita membutuhkan orang lain untuk menjalani kehidupannya, termasuk urusan pekerjaan.

Untuk dapat saling terhubung dengan orang lain, seseorang harus melakukan komunikasi agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh orang lain.

Di dunia kerja, komunikasi merupakan hal mendasar yang dapat menunjang kinerja. Komunikasi juga bagian dari soft skill yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan.

Namun, sering kali pola komunikasi yang berjalan buruk antar satu karyawan dengan yang lain membuat kinerja perusahaan tidak berjalan lancar.

Konflik antara karyawan dan atasan

Dampak dari buruk pola komunikasi yang tidak baik, tentu, akan membuat konlfik antar tim atau divisi. Tak terkecuali konflik antara karyawan dan atasan.

Selain dipicu karena pola komunikasi yang buruk, konflik ini juga dapat ditimbulkan dari perbedaan pendapat, sehingga lingkungan kerja yang buruk otomatis akan membuat kinerja karyawan yang buruk juga.

Dalam situasi ini, tim HR selaku pemegang tanggung jawab human resources perusahaaan diharuskan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi antar individu di dalam perusahaan.

Karena apabila konflik terus dibiarkan berkembang akan menunjukan citra perusahaan yang kurang kredibel.

Produktivitas Kerja Menurun

Selanjutnya, masalah yang seringkali terjadi di suatu perusahaan yaitu terjadinya penurunan produktivitas kerja karyawan.

Banyaknya beban kerja yang sering kali dilimpahkan kepada karyawan oleh perusahaan menjadi penyebab utama menurunnya tingkat produktivitas kerja, sehingga perusahaan tidak bisa menilai bahwa penurunan ini disebabkan oleh rasa malas yang dimiliki oleh karyawan.

Dalam hal ini, tim HR harus melakukan analisa lebih lanjut penyebab dari produktivitas kinerja karyawan yang menurun, agar beban kerja yang diberikan perusahaan sesuai dengan kemampuan dan peraturan yang berlaku, sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan tersebut.

Kurangnya tingkat disiplin

Rendahnya tingkat kedisiplinan yang ditunjukan oleh karyawan seringkali terjadi, seperti datang terlambat dan menunda tugas yang diberikan oleh perusahaan.

Tentu saja, hal ini berdampak buruk terhadap perkembangan perusahaan untuk mencapai tujuannya.

Melihat fenomena itu, perusahaan melalui tim HR dapat memberlakukan sistem realtime dan reward-punishment yang mana sistem ini diharapkan mampu menekan angka kedisiplinan karyawan semakin membaik.

Rendahnya kepuasan kinerja terhadap perusahaan

Masalah terakhir yang tidak kalah penting yaitu tingkat kepuasan kinerja terhadap perusahaan.

Mengingat karyawan merupakan aset yang penting bagi berjalannya perusahaan, perusahaan perlu memastikan bahwa karyawan selalu puas terhadap kinerjanya dalam perusahaan.

Cara memastikannya tentu saja dengan selalu mengadakan evaluasi kinerja karyawan, dan juga perusahaan.

Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan

Setelah mengetahui masalah yang timbul dari kinerja karyawan, kita harus memahami faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan.

Hal ini bertujuan untuk membuat pimpinan yang menjalankan suatu perusahaan mampu membawa perusahaan lebih berkembang dari sebelumnya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut diantaranya yaitu:

Motivasi kerja

Motivasi merupakan suatu dorongan yang muncul di dalam diri setiap individu dengan disadari ataupun tidak, dalam hal ini motivasi yang dimaksud untuk melakukan suatu pekerjaan dengan tujuan tertentu.

Motivasi karyawan akan menjadi pendorong bagi mereka untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Suka tidak suka, tim HR dan para leaders pun harus memahami apa yang menjadi motivasi karyawan Anda.

Gaji dan Insentif

Faktor utama yang mempengaruhi kinerja karyawan yaitu besaran gaji dan insentif yang diterima. Apabila dirasa rendah dan tidak memadai, maka bisa memengaruhi kinerja karyawan.

Sedangkan insentif yang dimaksud ini dapat diberikan terhadap masing-masing karyawan yang menunjukan kinerja yang berprestasi dalam wujud bonus.

Lingkungan kerja

Selanjutnya faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yaitu lingkungan kerja.

Perusahaan wajib membuat lingkungan kerja yang nyaman dan sehat karena akan berpengaruh terhadap kondisi fisik dan psikis dari setiap karyawan apabila lingkungan tempat berkerja dirasa cukup nyaman.

Penutup

Berbagai macam faktor yang memengaruhi kinerja karyawan dan permasalahan yang harus dihadapi oleh perusahaan bukanlah sebuah hal yang mudah.

Mengingat banyaknya pola perilaku karyawan yang berbeda-beda dan jumlah karyawan yang cukup banyak menjadi salah satu penyebab sulitnya perusahaan mengkontrol kinerja karyawan untuk selalu baik.

Dalam hal ini, tim HR selaku pemegang kunci utama yang bertanggung jawab mengelola terkait permasalahan human resources perusahaan harus berperan untuk menyiasati dan menanggulangi segala persoalan yang terjadi.

Hal ini untuk mengantisipasi akibat dari buruknya kinerja karyawan yang akan mempengaruhi alur gerak dari perusahaan tersebut.

Comment